• Login
Bacaini.id
Wednesday, June 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tabiat Unik Orangutan yang Menarik Perhatian Peneliti

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
11 September 2025 06:00
Durasi baca: 3 menit
Orangutan memiliki tabiat unik yang menarik perhatian peneliti

Tabiat orangutan menarik perhatian para peneliti (foto AI/Bacaini)

Bacaini.ID, KEDIRI – Orangutan memiliki perilaku sosial yang menarik perhatian para peneliti.

Hasil penelitian terbaru menyebut orangutan cenderung memberi perhatian lebih pada pejantan yang memiliki flensa.

Flensa orangutan jantan merupakan bantalan pipi, lemak yang tumbuh pada wajah orangutan jantan dewasa setelah mencapai pubertas.

Namun, tidak semua orangutan jantan dewasa memiliki flensa. Flensa lazimnya dimiliki mereka yang memiliki karakter dominan.

Penemuan ini memberi wawasan baru tentang bagaimana faktor visual memengaruhi interaksi sosial dalam dunia primata.

Flensa, Lebih dari Sekadar Ciri Fisik

Flensa pada orangutan jantan bukan hanya tanda fisik biasa, namun juga sinyal dominasi dan kekuatan.

Untuk mengembangkan flensa, dibutuhkan waktu bertahun-tahun serta energi besar, dan biasanya berkaitan dengan kadar testosteron tinggi.

Betina umumnya lebih tertarik pada jantan berflensa karena dianggap memiliki kualitas genetik yang lebih baik.

Namun, kehadiran pejantan seperti ini juga dapat menimbulkan rasa waspada karena mereka sering kali bersifat agresif dan mendominasi lingkungan sekitarnya.

Menurut para peneliti, daya tarik sekaligus ancaman inilah yang membuat flensa menjadi pusat perhatian dalam kelompok orangutan.

Bagi betina, fokus ini adalah bagian dari strategi bertahan hidup dan pemilihan pasangan yang cermat.

Hasil Riset: Fokus Mata pada Pejantan Berflensa

Dikutip dari Earth, dalam studi tim dari Universitas Leiden dan Universitas Utrecht, peneliti menggunakan teknologi ‘eye-tracking’ pada orangutan di kebun binatang.

Hasilnya, ketika ditunjukkan dua foto jantan, satu dengan flensa dan satu tanpa flensa, orangutan lebih sering dan lebih lama menatap jantan berflensa.

Dalam penelitian tersebut terlihat orangutan mengamati pejantan berflensa sekitar 55-60% dari waktu mereka, sementara sisanya 40-45% diarahkan pada jantan tanpa flens.

Studi ini juga menemukan pola unik, orangutan kerap lebih dulu melihat sisi kiri layar, terlepas dari siapa yang ditampilkan.

Fenomena ini mirip dengan bias visual yang juga terjadi pada manusia.

Fokus pada pejantan berflensa bukan hanya soal ketertarikan seksual. Bagi sesama pejantan, hal ini bisa menjadi tanda persaingan dan pengakuan dominasi.

Sementara bagi betina, perhatian ini dapat membantu mereka menilai risiko sekaligus potensi pasangan.

Para ahli melihat kesamaan dengan perilaku manusia. Wajah maskulin pada manusia sering kali memicu ketertarikan sekaligus rasa waspada.

Sebuah mekanisme yang mungkin memiliki akar evolusi yang sama.

Penelitian ini menunjukkan bahwa flensa ternyata bukan sekadar tanda fisik.

Flensa jadi kunci memahami hierarki sosial, strategi reproduksi, dan evolusi kognitif dalam dunia orangutan, serta memberikan cerminan tentang perilaku manusia sendiri.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: flensa orangutanorangutanpenelitian orangutanperilaku orangutantabiat orangutan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi korban kekerasan. Foto: unsplash

Penganiaya Perempuan Berkebutuhan Khusus Hingga Meninggal Ditetapkan Tersangka

Adi Prayitno, pengamat politik. Foto: tangkapan layar YouTube @adi prayitno official.

Pembubaran Diskusi UGM, Pengamat Politik: Ada Yang Sulit Dipahami Masyarakat

Ilustrasi gerai Starbucks di Korea Selatan di tengah kontroversi promosi berbasis AI yang memicu boikot publik

Starbucks di Korea Selatan Diboikot Gegara Promo AI Singgung Tragedi Sejarah

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In