• Login
Bacaini.id
Saturday, May 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sujud Syukur CJH Lansia di Jombang Dengar Putusan Biaya Haji

ditulis oleh Editor
16 February 2023 20:55
Durasi baca: 3 menit
Gofur dan Ngaisah menunjukkan bukti pelunasan biaya haji. Foto: Bacaini/Syailendra

Gofur dan Ngaisah menunjukkan bukti pelunasan biaya haji. Foto: Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Raut kebahagiaan tidak dapat disembunyikan lagi oleh Gofur dan Ngaisah, warga Dusun Pojok, Desa Puton, Kecamatan Diwek, Jombang. Tangis haru menyertai sujud syukur pasangan lansia ini saat mendengar keputusan terkait dengan biaya haji.

Mereka merasa sangat lega karena keinginan untuk berangkat ke tanah suci akan segera terwujud tanpa menambah biaya pelunasan haji. Penantian panjang sejak tahun 2020 silam akhirnya berakhir dengan keberkahan.

“Alhamdulillah bisa lega, tidak ada tambahan biaya,” kata Gofur saat dikunjungi Bacaini.id di kediamannya, Kamis, 16 Februari 2023.

Pasutri lansia ini sebenarnya sudah masuk kloter keberangkatan haji pada tahun 2020. Namun keberangkatan yang seharusnya itu terpaksa ditunda akibat kondisi pandemi. Kondisi yang sama terjadi pada tahun 2021, baru tahun berikutnya pemerintah kembali memberangkatkan CJH.

Namun tahun 2022 itu kuota keberangkatan haji dari Indonesia terbatas dengan diberlakukannya batasan usia calon jemaah haji maksimal 65 tahun. Lagi-lagi, Gofur gagal berangkat ke tanah suci karena terhalang batasan usia, meskipun hanya lebih satu bulan saja.

Sementara istri tercinta yang sebenarnya masuk kuota, dengan ikhlas ikut menunda keberangkatan. Selain karena ingin pergi haji berdua sesuai niat awalnya, Ngaisah memutuskan untuk menemani serta merawat sang suami yang secara tiba-tiba jatuh sakit.

“Saat tidak masuk kuota karena batasan usia, saya langsung drop, sakit stroke. Usia saya saat itu 65 tahun, hanya lebih satu bulan saja,” cerita Gofur.

Sakit yang diderita Gofur membuat tangan kanannya sama sekali tidak bisa digerakkan. Badannya pun lemah. Pria tua itu hanya bisa pasrah dan berharap bisa segera sembuh untuk mempersiapkan diri berangkat haji tahun berikutnya.

Seiring berjalannya waktu, kondisinya berangsur membaik. Namun kegalauan kembali menyeruak ketika muncul wacana kenaikan biaya haji tahun 2023 mencapai Rp69 juta. Tentu saja kabar itu membuatnya kelabakan.

Tak tanggung-tanggung, dalam waktu singkat dia butuh uang tambahan sekitar Rp60 juta untuk menambah biaya haji berdua dengan istrinya. Lagi-lagi Gofur hanya bisa pasrah, maklum saja, hidup pasutri lansia ini hanya bergantung dari hasil berdagang jajanan di pasar Gudo, Jombang.

“Dulu waktu dapat porsi haji, saya menjual sawah, sedang istri mengangsur ikut bank,” ingatnya.

Kesabaran dan keikhlasannya menghadapi ujian untuk menunaikan Rukun Islam kelima itu akhirnya berbuah berkah. Hasil rapat antara DPR RI dan Kementrian Agama memutuskan jika calon jemaah haji tahun 2020 tidak dikenakan tambahan biaya pelunasan.

Dengan penuh semangat, pria tua itu mengaku akan segera bersiap untuk pergi ke Makkah. Berdua dengan Ngaisah, Gofur berniat menjalani ibadah dengan khusyuk sebagai bekal dalam menjalani sisa hidupnya hingga berpulang nanti.

“Semoga dilancarkan urusan saya bersama istri,” imbuhnya sambil tersenyum.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: biaya hajiCJH Jombang
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Musik menjadi cara paling populer untuk meredakan stres menurut studi terbaru di Amerika Serikat (foto/ist)

Musik Linkin Park hingga Taylor Swift Jadi Pereda Stres, Ini Hasil Studinya

Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

Tradisi Sinongkelan di Desa Prambon Trenggalek dengan pertunjukan Grebeg Sinokel

Tradisi Sinongkelan Trenggalek, Jejak Pelarian Susuhunan Paku Buwono II di Bedah Kartasura

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In