• Login
Bacaini.id
Tuesday, May 12, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Stok Melimpah, Pemkab Kediri Upayakan ASN Ikut Serap Cabai Agar Harga Kembali Normal

ditulis oleh
18 September 2020 15:09
Durasi baca: 2 menit
Stok di Petani Cabai Kediri

Stok di Petani Cabai Kediri

KEDIRI – Melimpahnya stok cabai di tingkat petani karena panen raya di berbagai daerah membuat harga jual di pasaran terus merosot. Kondisi ini terjadi sejak bulan Agustus 2020.

Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perdagangan berupaya melakukan tidakan untuk mengerek harga, salah satunya dengan mengupayakan pembelian Cabai untuk kalangan Aparatur Sipil Negara Negara (ASN).

“Kemarin dari Dipertabun mengupayakan Teman-teman ASN untuk beli. Hanya saja serapannya tidak banyak karena dari lingkungan ASN. Tetapi minimal ada serapan. Kita juga coba diskusi agar terkoordinir, biar cabainya dikeringkan. Berupaya mencari pasar kering karena permintaan banyak, namun dari segi kualitas perlu pendampingan,” kata Tutik Purwaningsih, Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri.

Sejak bulan Agustus 2020 kemarin, harga komoditas cabai di Kabupaten Kediri terus menurun. Saat ini, harga di tingkat petani hanya Rp 8 – 9 ribu per kilogramnya. Stok cabai yang berlimbah ditambah adanya pasokan dari berbagai daerah menjadi faktor utama penurunan harga cabai.

Pada Hari Raya Idul Adha kemarin harga cabai masih berkisar Rp 18-20 ribu per kilogram. Tetapi setelahnya terus mengalami penurunan. Kondisi itu diperparah dengan adanya wabah corona. Permintaan ikut menurun, sementara produktifitas cabai banyak.

Pandemi Covid-19 memang memukul berbagai sektor ekonomi. Banyak tempat usaha makanan yang membutuhkan cabai terpaksa tutup. Bahkan, perusahaan-perusahaan besar pengolahan ikut terganggu produksinya. Sementara Kabupaten Kediri yang menjadi penyuplai cabai nasional tentu menjadi sulit mengeluarkan cabai hasil produksi.

Diakui oleh Tutik, permintaan cabai di masa pandemi ini memang merosot tajam hingga 50-60 persen. Daerah-daerah yang menjadi langganan pengiriman, seperti Surabaya, Jakarta dan Banyuwangi mengurangi permintaan. Akibatnya, di Kabupaten Kediri mengalami over produksi.

Tutik optimis, persoalan harga cabai di Kabupaten Kediri bakal segera memperoleh solusi. Mengingat, Dinas Perdagangan kini tengah mengupayakan beroperasinya tempat penyimpanan cabai atau colstorit untuk menampung hasil produksi cabai. Ada dua unit kulkas penyimpanan dengan kapasitas 8-10 ton yang siap untuk segera dioperasikan di Toko Pertanian Indonesia Center (TPIC) Pare.

“Kita sudah mengupayakan untuk penyimpanan, ada dua colstorit dengan kapasitas 8-10 ton. Kita masih kendala menaikkan daya, masih antri di PLN. Kita naikkan menjadi 15.000 KW. Bulan depan kita upayakan sudah bisa,” tegas Tutik. (Advertorial)

 

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Baca KediriInfo KediriKabar KediriKediripemkab kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi tatto anggota Yakuza. Foto: istimewa

Mengenal Yakuza, Organisasi Kriminal yang Tak Lagi Menakutkan

Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin. Foto: Bunga/Alma (dpr.go.id)

Anggota DPR RI Usul Seluruh Guru Honorer Diangkat PPPK

Muh Samanhudi Anwar calon Ketua KONI Kota Blitar

Eks Narapidana Korupsi Boleh Mencalonkan Ketua KONI Blitar, Samanhudi Lolos Syarat

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yakuza Maneges, Kelompok Marginal yang Menjadi Poros Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In