• Login
Bacaini.id
Saturday, June 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Seribu Kasus PMK, BPBD Nganjuk Rutin Semprot Desinfektan

ditulis oleh Editor
7 June 2022 20:19
Durasi baca: 2 menit
Petugas BPBD lakukan penyemprotan desinfektan di pasar hewan. Foto: Bacaini/Asep Bahar

Petugas BPBD lakukan penyemprotan desinfektan di pasar hewan. Foto: Bacaini/Asep Bahar

Bacaini.id, NGANJUK – Petugas BPBD Kabupaten Nganjuk bersama instansi terkait melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah pasar hewan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nganjuk, Abdul Wakid mengatakan penyemprotan desinfektan dilakukan di lima pasar hewan yang ada di Kecamatan Prambon, Bagor, Berbek dan Kecamatan Tanjunganom.

“Selain itu, kami juga akan melakukan penyemprotan desinfektan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang ada di Kabupaten Nganjuk,” kata Wakid, Selasa, 7 Juni 2022.

Menurutnya, langkah ini diambil berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan oleh Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi yang menetapkan BPBD menjadi bagian dari satgas pencegahan PMK. Untuk itu, pihak BPBD langsung melakukan koordinasi dengan instansi lain yang berkompeten.

Disebutkannya, hingga saat ini lebih dari 1.000 hewan ternak di Kabupaten Nganjuk yang terpapar PMK. Dari jumlah tersebut, 200 ekor dinyatakan sembuh dan tiga ekor mati. Untuk itu, rencananya, kegiatan penyemprotan desinfektan akan dilakukan secara rutin.

“Terlebih mendekati Idul Adha, banyak peternak dan pedagang yang merasa resah dengan wabah PMK ini. Kami juga terus mengimbau kepada para peternak untuk melakukan karantina kepada hewan ternak yang mengalami gejala penyakit,” pungkasnya.

Penulis: Asep Bahar
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: BPBD Nganjukpemkab nganjukpenyakit mulut dan kuku
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Foto ilustrasi by AI

Ketika “Kampus Rakyat” Kehilangan Pengaruhnya

bunga bougenville berwarna ungu dan bunga kenikir hias kuning yang diseduh menjadi teh herbal

Manfaat Teh Bougenville dan Kenikir Hias untuk Kesehatan, Lengkap Efek Sampingnya

Ilustrasi seseorang menikmati waktu menyendiri sambil membaca buku sebagai gambaran hubungan kecerdasan dan interaksi sosial

Benarkah Orang Cerdas Lebih Suka Menyendiri dan Tak Butuh Teman? Ini Faktanya

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In