• Login
Bacaini.id
Wednesday, February 11, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Seniman Tulungagung Gelar Pameran Cethe di Amerika

ditulis oleh
18 March 2022 16:43
Durasi baca: 2 menit
Seniman lukis dari cethe Aditya Kreshna di rumahnya. Foto:Bacaini/Setiawan

Seniman lukis dari cethe Aditya Kreshna di rumahnya. Foto:Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Lukisan berbahan ampas kopi atau cethe yang dibuat Aditya Kreshna mendunia. Dalam waktu dekat lukisan seniman Tulungagung itu akan dipamerkan di Amerika Serikat.

Pemuda asal Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru itu mengatakan pameran lukisan cethe yang akan digelar di Amerika adalah kali keduanya. Rencananya pada 3 April 2022 dia akan berangkat ke Amerika dengan membawa 20 karya lukisan cethe.

“Dari 20 lukisan cethe, 10 lukisan bercerita tentang kebudayaan masyarakat Indonesia dan 10 lukisan lainya tentang kaligrafi aksara jawa,” ujarnya kepada Bacaini.id, Jumat 18 Maret 2022.

Jika pada 2017 silam pameran lukisan cethe yang dia gelar di Amerika hanya bermodal nekat, dalam pameran lukisan cethe kali kedua ini Aditya mempersiapkan matang. Terhitung sejak dua bulan lalu dia sudah mempersiapkan lukisan cethe untuk dipamerkan ke negeri paman sam.

“Meski ini bukan pertama kali, saya masih merasa deg-degan. Karena satu-satunya pelukis cethe di Amerika hanya saya,” terangnya.

Pada pameran pertama tahun 2017, karya lukisanya terjual hingga ribuan dollar. Hal itu membuatnya kaget dan senang atas apresiasi warga Amerika terhadap karyanya.

Selain melukis cethe di kanvas, Aditya juga melukis di atas batang rokok. Menurutnya banyak warga luar negeri yang tercengang dengan lukisan cethe di rokok.

 “Nyethe (melukis rokok dengan ampas kopi, red) merupakan kebiasayaan orang Tulungagung. Itu pula yang ingin saya kenalkan,” tuturnya.

Alumnus Universitas Malang ini memulai melukis sejak kecil. Ayahnya juga seorang pelukis. Merasa memiliki bakat di sana, sejak kecil dia sudah dididik melukis. Dari mulai dasar hingga menguasai beberapa tekhnik melukis. “Sempat setelah lulus kuliah saya bekerja di design, tapi tetap saja saya lebih suka melukis. Hingga akhirnya saya menekuni dunia lukisan hingga saat ini,” jelasnya.

Satu-satunya kendala bagi seniman lukis seperti Aditya adalah naiknya harga cat lukis. Karena itu dia berpikir mencari bahan pengganti cat dengan ampas kopi. “Saya mulai melukis cethe sejak 2016. Pada saat itu memang harga cat malah, sehingga saya harus putar otak. Akhirnya saya dapat ide untuk membuat lukisan dari ampas kopi,” ucapnya.

Ada beberapa jenis ampas kopi yang digunakan untuk melukis. Diantaranya ampas kopi ijo, arabika, wamena dan gayo. Hal ini bertujuan untuk menciptakan variasi warna pada lukisan cethe.

“Biasanya saya menggunakan tujuh jenis ampas kopi untuk dijadikan bahan melukis cethe. Karena setiap ampas kopi dapat memunculkan warna yang berbeda,” pungkasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: cethelukisanTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Tanaman hias gantung menghiasi teras rumah sebagai tradisi mempercantik rumah jelang Ramadhan

Tradisi Percantik Rumah Jelang Ramadhan, Ini 4 Tanaman Gantung Paling Digemari

Sidang vonis kasus penganiayaan guru oleh suami anggota DPRD Trenggalek di Pengadilan Negeri Trenggalek

Suami DPRD Arogan Penganiaya Guru di Trenggalek Divonis 6 Bulan Penjara 

Puluhan siswa SD di Tulungagung dirawat akibat keracunan massal menu MBG

‘Tumbal’ MBG Kembali Berjatuhan, 24 Siswa SD di Tulungagung Keracunan Massal

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Atlet Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Shio Hari Ini 5 Februari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In