• Login
Bacaini.id
Sunday, May 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Satu Keluarga Tekuni Bisnis Sabu, Omsetnya Miliaran

ditulis oleh
20 February 2021 07:50
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.id, JOMBANG – Kepolisian Resort Jombang berhasil mengamankan empat orang dalam satu keluarga yang menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Kepada polisi tersangka mengaku beromset miliaran rupiah.

Kasat Narkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan, kronologis terjaringnya para tersangka ini bermula dari penangkapan Joko Hariyanto (46 tahun) warga Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto sebagai pengguna sabu.

Dari keterangan Joko Petugas terus melakukan pemantauan dan mengamati gerak-gerik Anik Wijayanto yang tak lain adalah mantan istri Joko yang tinggal di Desa Gambiran, Mojoagung. “Joko ditangkap di Desa Gambiran usai mendapatkan sabu dari tangan pengedar yang tidak lain mantan istrinya,” ujar Kasat Reskrim, Jumat, 19 Februari 2021.

Polisi akhirnya menggerebek rumah Anik dan mengamankan tiga paket sabu yang satu sudah terpakai dan satu masih utuh. Dari keseluruhan barang bukti dari perempuan ini sabu hampir 1 gram dan sisa pakai 1,80 gram serta sejumlah uang.

Tak berhenti disitu, polisi terus berupaya mencari bandar lain yang menstok Anik. Dari pengakuan tersangka petugas berhasil mendapatkan informasi adany bandsr lain yakni Valupi Widiawati, (22 tahun) yang tak lain adalah anak kandungnya.

Informasi dari sang ibu ini langsung dikejar dan dieksekusi petugas dengan mengrebek dan mengamankan pelaku yang berada di rumahnya bersama sang suami Eko Faris Handryanto, (25 tahun) di Desa Gambiran, Mojoagung.

“Valupi ini menjadi bandar yang sudah kita kejar sejak dua tahun lalu, akhirnya bisa kita amankan bersama sang suami,” jelas Mukid.

Mukid meneruskan, rupanya ibu dan anak ini sudah kerap menjalankan transaksi gelap penjualan sabu, sang ibu selalu mengambil barang dari anaknya jika mendapatkan pesanan dari pelanggannya. Termasuk mantan suaminya Joko yang berstatus sebagai pemakai juga mengambil barang dari dirinya.

Dari penggeledahan di rumah pasangan Eko dan Valupi ini petugas mendapatkan barang bukti yang cukup besar. Petugas menemukan sabu siap edar dengan ukuran berbagai paket yang jika ditotal keseluruhan beratnya mencapai 400 gram lebih. Petugas juga menemukan empat dos pil double L yang berisi 128 butir pil dari rumah pasangan ini.

“Sabu sudah dikemas menjadi beberapa paket mulai dari 1 ons, 10 gram, 5 gram hingga 6 gram. Total ada 408,93 gram sabu yang disita,” kata kasat reskoba

Sedang untuk pil koplo sudah dikemas dalam bentuk botol isi seribu butir untuk didistribusikan ke pengedar yang selama ini menjadi kepanjangan tangan bisnis gelap pasutri tersebut. Pengungkapan jaringan keluarga pemakai dan pengedar hingga bandar ini akan terus di dalami petugas kepolisian. Petugas akan menjerat pelaku dengan pasal berlapir mulai dari UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika serta UU Nomor 36 tahun tentang kesehatan.

“Jika dinominalnya omset sang bandar ini bisa mencapai satu miliar,” pungkas perwira polisi asli Tarokan Kediri tersebut.

Penulis : Syailendra
Editor : Karebet

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Pengedar sabu di jombang
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi Gojek. Foto: istimewa

Pemerintah Tetapkan Aturan Baru Gojek-Grab, Ini Perhitungannya

Musik menjadi cara paling populer untuk meredakan stres menurut studi terbaru di Amerika Serikat (foto/ist)

Musik Linkin Park hingga Taylor Swift Jadi Pereda Stres, Ini Hasil Studinya

Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

  • Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

    Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In