Bacaini.ID, BLITAR – Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba tidak diundang dalam acara Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin. Pemerintah Kota Blitar menyebut keputusan tersebut merupakan permintaan langsung dari wali kota karena acara difokuskan pada evaluasi kepemimpinannya.
Wali Kota Syauqul Muhibbin ingin mendapat masukan dan kritik dalam Refleksi 1 tahun kepemimpinannya tanpa kehadiran Wawali Elim Tyu Samba. Mas Ibin ingin Refleksi 1 tahun menjadi momen dirinya selaku kepala daerah menjawab persoalan yang ada di Kota Blitar.
Karena alasan itu, kata Kepala Diskominfotik Pemkot Blitar Hakim Sisworo, dirinya selaku leading sektor acara tidak mengundang Wawali Elim Tyu Samba, meskipun dirinya mengerti kepemimpinan merupakan pasangan.
“(Wawali Elim Tyu Samba) memang tidak kita undang. Karena judulnya (tema) tentang Mas Wali,” kata Hakim Sisworo mengonfirmasi alasan dirinya tidak mengundang Wawali Blitar Kamis (5/3/2026).
Baca Juga:
- Pengakuan Mengejutkan Wawali Blitar Soal Refleksi 1 Tahun dan STMJ, Mengaku Tak Diundang
- Tanpa Wawali Blitar, Mas Ibin ‘Pamer’ 70 Prestasi di Refleksi 1 Tahun
Bukan hanya Wawali Elim Tyu Samba yang tidak diundang. Acara Refleksi 1 tahun di monumen PETA Minggu malam (1/3/2026) lalu juga tidak mengundang seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Yang diundang, lanjut Hakim hanya Sekda, Bappeda dan BPKAD, yakni OPD yang memang disiapkan untuk mendengarkan masukan. Kemudian yang diundang adalah jurnalis, LSM dan influencer media sosial.
Menurut Hakim, Mas Wali ingin mendapat banyak masukan dan sekaligus kritik di acara Refleksi 1 tahun kepemimpinannya di Kota Blitar. “Sekda tambahan atas permintaan protokoler,” ungkapnya.
Bukankah kepemimpinan di Pemkot Blitar itu sepasang (Wali Kota dan Wakil Wali Kota)? Hakim mengaku paham dan mengerti soal itu. Bahwa Syauqul Muhibbin dan Elim Tyu Samba merupakan pasangan.
Namun pada acara Refleksi 1 tahun kepemimpinan itu tema yang sengaja ditonjolkan hanya kepemimpinan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin. Hal itu, kata Hakim merupakan permintaan Mas Wali.
Karenanya Wawali Elim tidak diundang. Hakim berdalih kalau mengundang serta Wawali Elim, pihaknya harus mengundang legislatif dan Forkopimda. Undangan akan meluas ke banyak orang.
Sementara judul atau tema yang Refleksi 1 tahun kepemimpinan hanya menonjolkan atau fokus pada personal branding Wali Kota Blitar. “Iya (Permintaan Mas Wali),” pungkas Hakim Sisworo.
Wawali Kota Blitar Elim Tyu Samba sebelumnya mengaku tidak diundang dan karenanya ia tidak hadir di acara Refleksi 1 tahun kepemimpinan di mana Mas Ibin atau Mas Wali hadir bersama Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono.
Elim tidak tahu alasannya kenapa dirinya tidak diundang. Kendati demikian dirinya mengaku tidak ambil pusing dan memilih fokus bekerja untuk masyarakat Kota Blitar.
“Sebetulnya bukan tidak hadir. Kami tidak mendapatkan informasi, tidak mendapat undangan,” ujar Wawali Elim Tyu Samba di Makam Bung Karno Selasa (3/3/2026).
Penulis: Solichan Arif





