• Login
Bacaini.id
Friday, May 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ramalan Jayabaya Tentang Gunung Meletus

ditulis oleh
5 December 2021 08:42
Durasi baca: 2 menit
Kolase foto gunung meletus dan Prabu Jayabaya. Foto:Bacaini/HTW

Kolase foto gunung meletus dan Prabu Jayabaya. Foto:Bacaini/HTW

Bacaini.id, KEDIRI – Ratusan tahun lalu Prabu Jayabaya sudah meramalkan datangnya zaman yang penuh bencana. Namun setelah masa yang paling berat itu, akan datang zaman baru yang penuh kemegahan dan kemuliaan.

Maharaja Jayabaya adalah Raja Kediri yang berkuasa pada tahun 1135-1157, dan memiliki gelar Sri Maharaja Sang Mapanji Jayabhaya Sri Warmeswara Madhusudana Awataranindita Suhtrisingha Parakrama Uttunggadewa.

Selain pemimpin besar di Pulau Jawa, Prabu Jayabaya juga identik dengan ramalan masa depan Nusantara. Terdapat beberapa naskah Ramalan Joyoboyo yang tertulis dalam Serat Jayabaya Musarar dan Serat Pranitiwakya.

baca ini Semeru Meletus Langit Lumajang Gelap

Naskah tersebut menuliskan ramalan Prabu Jayabaya tentang gunung-gunung akan meletus, bumi berguncang-guncang, serta laut dan sungai akan meluap. Ini akan menjadi masa penuh penderitaan. Masa kesewenang-wenangan dan ketidakpedulian. Masa orang-orang licik berkuasa, dan orang-orang baik akan tertindas.

Namun setelah masa yang paling berat itu, akan datang zaman baru, zaman yang penuh kemegahan dan kemuliaan. Zaman Keemasan Nusantara. Dan zaman baru itu akan datang setelah datangnya sang Ratu Adil, atau Satria Piningit.

Salah satu ramalan Jayabaya yang paling terkenal adalah Pulau Jawa akan terbelah. Ramalan itu kemudian dikaitkan dengan peristiwa letusan gunung berapi di tanah Jawa, yang sebagian besar beririsan dengan sejumlah kota/kabupaten.

baca ini Jembatan Malang Lumajang Putus

Ramalan itu menyebut, jika Gunung Slamet meletus, maka Pulau Jawa akan menciptakan parit yang menyatukan pantai utara dan selatan Jawa. Ramalan itu begitu kuat dipercaya warga Banyumas dan sekitarnya hingga sekarang.

Gunung Semeru

4 Desember 2021 pukul 13.30 WIB, Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang dan Malang meletus. Gunung dengan ketinggian 3676 meter dari permukaan laut ini memuntahkan awan panas dan membuat sebagian kawasan Lumajang gelap gulita.

Hembusan awan panas ini sangat kuat hingga merusak infrastruktur bangunan dan jalan. Salah satunya jembatan Gladak Perak yang menjadi penghubung Kabupaten Lumajang dan Malang.

Meski belum dilaporkan adanya korban jiwa, namun letusan Gunung Semeru ini membuat warga panik dan ketakutan. Pemerintah mengungsikan mereka ke tempat aman untuk menghindari material vulkanik yang turun.

Sebagian masyarakat mengaitkan letusan Gunung Semeru ini dengan ramalan Jayabaya akan datangnya masa di mana gunung-gunung meletus.

Penulis: Budi Sutrisno
Editor: Budi Sutrisno

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: gunung semerujayabayaramalan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi telur yang disebut dapat membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan menjaga kesehatan otak

Rutin Konsumsi Telur Disebut Turunkan Risiko Alzheimer hingga 27%

Satgas Etik UNU Blitar menangani kasus dugaan pelecehan seksual dosen terhadap mahasiswi

Dosen UNU Blitar Diduga Lecehkan 15 Mahasiswi, Terancam Pidana

Suasana Desa Kalachi di Kazakhstan yang pernah mengalami wabah tidur misterius akibat dugaan gas beracun dari bekas tambang uranium

Wabah Tidur Misterius di Desa Kalachi Kazakhstan, Ratusan Warga Tertidur Berhari-hari

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In