• Login
Bacaini.id
Sunday, June 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Punk Bukan Aktivis Salon, Berikut Basis Komunitas di Jawa Timur

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
15 March 2025 20:33
Durasi baca: 3 menit
Punk Bukan Aktivis Salon, Berikut Basis Komunitas di Jawa Timur (foto ilustrasi/ig@sukatani.band)

Punk Bukan Aktivis Salon, Berikut Basis Komunitas di Jawa Timur (foto ilustrasi/ig@sukatani.band)

Bacaini.ID, KEDIRI – Munculnya polemik lagu Bayar Bayar Bayar band musik Sukatani yang menggegerkan media sosial belum lama ini menegaskan apa itu Punk.

Punk bukan sekedar penampilan: rambut mohawk, piercing daun telinga, sepatu bot Docmarteen, sabuk kulit penuh logam perak dan celana jeans ketat membungkus kaki.

Punk adalah sikap perlawanan terhadap kelas establish dan kekuasaan yang menindas. Semua yang sewenang-wenang harus dilawan tanpa pandang bulu.

Bagi yang belum tahu, rambut Mohawk adalah simbol yang berkisah tentang penindasan suku Indian dan sepatu bot adalah atribut pertahanan.

Overall, garis idealisme Punk tegas, tidak menye-menye, tidak gampang diombang-ambingkan pasar dan kekuasaan. Begitulah Punk.

Dalam spirit perlawanannya tidak mengenal gaya mulut besar ala politisi atau aktivis salon: mulut teriak kiri tapi perut bergeser ke kanan.

Begitu juga dalam bermusik, lirik-lirik lagu band Punk selalu mengusung kritik pedas. Rekam jejak itu bisa dijumpai di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Musik Punk di Jawa Timur diketahui berkembang pesat pada era 90-an dan eksis hingga sekarang.

Kota-kota seperti Surabaya, Malang, Sidoarjo, dan Jember jadi pusat perkembangan skena punk dengan munculnya berbagai band, komunitas, dan gig underground.

Sejarah dan Perkembangan

Pada awalnya, punk di Jawa Timur banyak terinspirasi dari band-band luar negeri seperti The Exploited, Sex Pistols, dan Dead Kennedys.

1990-an menjadi era di mana komunitas punk mulai berkembang, terutama di Surabaya dan Malang.

Banyak band punk lokal mulai bermunculan dengan gaya khas mereka sendiri, menggabungkan unsur hardcore punk, street punk, hingga crust punk.

Surabaya

Dikenal sebagai salah satu kota dengan skena punk paling besar di Jawa Timur.

Banyak band street punk dan hardcore punk berasal dari Surabaya.

Beberapa band punk legendaris dari Surabaya antara lain Blingsatan dan No Label.

Malang

Skena punk di Malang cukup bervariasi, dari punk rock, hardcore, hingga emo punk.

Banyak komunitas independen yang aktif menyelenggarakan gigs punk.

Salah satu band yang terkenal dari Malang adalah Begundal Lowokwaru.

Sidoarjo dan Jember

Meskipun lebih kecil, kota-kota ini memiliki komunitas punk yang cukup solid.

Banyak gigs punk DIY yang sering diadakan di tempat-tempat alternatif.

Ciri Khas Punk Jawa Timur

Street Punk dan Hardcore Punk di Jawa Timur lebih mendominasi ketimbang subgenre lain.

Kemudian terdapat dukungan kuat terhadap Do It Yourself (DIY), dengan gigs yang diadakan secara mandiri.

Musik band Punk di Jawa Timur banyak mengusung lirik yang kritis terhadap sosial, politik, dan kehidupan sehari-hari.

Mereka diketahui berada dalam komunitas yang erat, meskipun sering bersinggungan dengan perlawanan dari aparat atau masyarakat umum.

Gigs dan Acara Punk

Banyak gigs punk underground diadakan di kafe kecil, studio musik, atau tempat komunitas.

Acara tahunan seperti Punk Fest atau Hardcore Fest sering diadakan di beberapa kota di Jawa Timur.

Punk di Jawa Timur bukan hanya sekadar musik, tapi juga gaya hidup dan perlawanan terhadap ketidakadilan.

Komunitas Punk di Jawa Timur juga terus berkembang meskipun mengalami berbagai hambatan.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: band musik punkBayar Bayar BayarKomunitas PunkpunkSukatani
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Foto ilustrasi by AI

Ketika “Kampus Rakyat” Kehilangan Pengaruhnya

bunga bougenville berwarna ungu dan bunga kenikir hias kuning yang diseduh menjadi teh herbal

Manfaat Teh Bougenville dan Kenikir Hias untuk Kesehatan, Lengkap Efek Sampingnya

Ilustrasi seseorang menikmati waktu menyendiri sambil membaca buku sebagai gambaran hubungan kecerdasan dan interaksi sosial

Benarkah Orang Cerdas Lebih Suka Menyendiri dan Tak Butuh Teman? Ini Faktanya

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In