• Login
Bacaini.id
Sunday, May 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Proyek Alun-Alun Kota Kediri, Dari Revitalisasi Ambisius ke Sengketa Hukum

ditulis oleh Redaksi
26 July 2025 14:55
Durasi baca: 2 menit
Aksi mahasiswa GMNI dan PMII di Alun-alun Kota Kediri. Foto:bacaini/Novira

Aksi mahasiswa GMNI dan PMII di Alun-alun Kota Kediri. Foto:bacaini/Novira

Bacaini.ID, KEDIRI –  Proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Kediri yang semula digadang-gadang menjadi ikon baru ruang terbuka hijau (RTH), kini berubah menjadi polemik berkepanjangan. Proyek ini menjadi sorotan publik dan isu strategis dalam Pilkada Kota Kediri 2024.

Pemerintah Kota Kediri di era pemerintahan Wali Kota Abdullah Abu Bakar merencanakan revitalisasi Alun-Alun pada Mei 2023, dengan target penyelesaian Desember 2023. Proyek senilai Rp.17,9 miliar ini bertujuan mengembalikan fungsi sosial, ekonomi, dan estetika alun-alun sebagai pusat kota dan ruang publik. PT Surya Graha Utama KSO Sidoarjo ditunjuk sebagai pelaksana proyek melalui proses lelang resmi.

Pada 30 November 2023, Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) Kota Kediri memutus kontrak secara sepihak karena dianggap tidak memenuhi spesifikasi teknis dan mutu beton yang rendah. Proyek pun terhenti, menyisakan struktur bangunan yang belum rampung dan berdampak pada pedagang kaki lima (PKL) yang direlokasi.

Tak terima dengan keputusan itu, PT Surya Graha Utama KSO menggugat Pemkot Kediri melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Pada 1 Juli 2024, majelis arbiter menyatakan bahwa pemutusan kontrak tidak sah dan mengabulkan sebagian tuntutan kontraktor, termasuk pengembalian jaminan pelaksanaan dan pembayaran termin proyek.

Pemkot sempat mengajukan pembatalan putusan arbitrase ke Pengadilan Negeri Kediri, namun kontraktor melanjutkan banding ke Mahkamah Agung. Lembaga peradilan tertinggi itu mengabulkan gugatan PT Surya Graha Utama dan meminta Pemkot Kediri memenuhi kewajiban pembayaran.

Janji Kampanye Wali Kota Vinanda

Dalam deklarasi kampanye pada 28 Agustus 2024, Vinanda Prameswati menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proyek Alun-Alun sebagai prioritas utama. Ia menyebut alun-alun sebagai ikon kota yang harus dikembalikan fungsinya dan menyatakan bahwa mangkraknya proyek adalah bentuk kegagalan pemerintahan sebelumnya.

Vinanda juga menjanjikan pendekatan hukum dan kebijakan yang pro-rakyat, termasuk solusi bagi PKL yang terdampak.

Proyek Alun-Alun Kota Kediri kini menjadi simbol tarik ulur antara ambisi pembangunan dan tata kelola publik. Di tengah sengketa hukum dan harapan masyarakat, penyelesaiannya menjadi ujian awal bagi kepemimpinan baru di Kota Kediri.

Penulis: Hari Tri Wasono  

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: abdullah abu bakaralun-alun kota kediridinas pupr kota kediriproyekproyek mangkrak
Advertisement Banner

Comments 3

  1. Teknik Fisika says:
    9 months yang lalu

    Apakah Pemkot Kediri berencana melakukan audit ulang terhadap proyek Alun-Alun agar transparansi penggunaan dana publik bisa dipertanggungjawabkan ke masyarakat?

    Reply
  2. Teknik Fisika says:
    9 months yang lalu

    Bagaimana nasib para pedagang kaki lima (PKL) yang telah direlokasi sejak proyek ini mangkrak? Apakah ada solusi jangka pendek dari pemkot?

    Reply
  3. Teknik Fisika says:
    9 months yang lalu

    Baagaimana nasib para pedagang kaki lima (PKL) yang telah direlokasi sejak proyek ini mangkrak? Apakah ada solusi jangka pendek dari pemkot?

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia dengan simbol kebebasan berekspresi dan aktivitas jurnalis

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Tema Perdamaian hingga Tantangan Kebebasan Media di Indonesia

Hamparan bunga liar berwarna-warni di Namaqualand saat musim semi

Wisata Bunga Liar Mendunia: Alternatif Selain Sakura, Ini Destinasi Terbaiknya

Ilustrasi Gojek. Foto: istimewa

Pemerintah Tetapkan Aturan Baru Gojek-Grab, Ini Perhitungannya

  • Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

    Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In