• Login
Bacaini.id
Thursday, May 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Polemik Pendirian Gereja, FKUB Kota Kediri Terima Surat Keberatan Warga

ditulis oleh Redaksi
31 July 2025 16:45
Durasi baca: 2 menit
Ketua FKUB Kota Kediri Moch. Salim (kanan) saat memberi keterangan polemik pembangunan gereja GKJW. Foto: bacaini/AK Jatmiko

Ketua FKUB Kota Kediri Moch. Salim (kanan) saat memberi keterangan polemik pembangunan gereja GKJW. Foto: bacaini/AK Jatmiko

Bacaini.ID, KEDIRI – Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri mengaku menerima surat keberatan pendirian tempat ibadah jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan. Karena itu mereka meminta panitia pembangunan gereja menyelesaikan komunikasi dengan warga setempat.

Ketua FKUB Kota Kediri Moch. Salim mengatakan surat keberatan itu dikirimkan oleh Forum Silaturahmi Umat Muslim yang ditandatangani 250 warga dari RT17 RW 05. “Ada 250 orang yang mendandatangani surat keberatan alih fungsi rumah ibadah sementara menjadi rumah ibadah gereja,” kata Moch. Salim kepada wartawan, Kamis, 31 Juli 2025.

baca ini Pengamat Sosial UIN Kediri Meminta Polemik Rumah Ibadah GKJW Tak Mengarah Intoleransi

Menurutnya, awalnya panitia pembangunan gereja menyampaikan kepada warga untuk melakukan perbaikan rumah ibadah sementara, bukan pendirian rumah ibadah. Pada tahun 2024, mereka juga mengajukan surat permohonan rekomendasi kepada FKUB untuk pendirian rumah ibadah. Tak berselang lama surat keberatan dari Forum Silaturahmi Umat Muslim yang ditandatangani 250 warga dari RT17 RW 05, tempat rencana pendirian gereja, masuk ke FKUB.

Melihat dinamika yang ada, FKUB meminta pihak gereja untuk menuntaskan komunikasi dengan warga. Hal itu telah disepakati semua pihak dalam rembuk warga, yang meminta panitia pembangunan gereja mengulang kembali permintaan izin pendirian gereja kepada lingkungan disertai penjelasan yang gamblang. Sehingga tidak ada lagi kebingungan di masyarakat tentang perubahan rumah ibadah sementara menjadi gereja.  

baca ini Predikat Kediri Sebagai Kota Paling Toleran Terganja Penghentian Pembangunan Gereja

Selama proses tersebut, FKUB bersikap pasif dan menunggu proses itu selesai. FKUB juga tidak pernah menghambat pendirian rumah ibadah, selama memenuhi prosedur yang ada.

“Sesuai prinsip kerja FKUB dan arahan dari Kementerian Agama, rekomendasi hanya bisa diberikan jika suasana di lapangan telah kondusif. Hingga persoalan sosial terselesaikan, baik FKUB maupun Kemenag memilih untuk tidak menerbitkan rekomendasi apa pun,” terang Salim.

Ia mencontohkan pembangunan rumah ibadah Mawar Saron dan BKT di Kediri yang berhasil mendapatkan rekomendasi karena dukungan penuh dari warga sekitar. “Selama di bawah (masyarakat) masih ada persoalan, kami minta untuk menyelesaikan. Jadi persoalan itu antara RT RW dan masyarakat Mojoroto,” pungkas Salim.

Penulis: AK Jatmiko
Editor: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: fkubGKJWkota kedirirumah ibadahtoleransi
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Pengamat Sosial UIN Kediri Meminta Polemik Rumah Ibadah GKJW Tak Mengarah Intoleransi - Bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi cara menyimpan daging kurban di freezer menggunakan plastik zip lock agar tetap awet dan higienis

5 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet 6 Bulan, Jangan Dicuci Sebelum Masuk Freezer

Petugas dan warga berada di lokasi ledakan petasan balon udara di Dusun Tekik Gandusari Blitar

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar Tewaskan 1 Warga dan Lukai 2 Anak

Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In