• Login
Bacaini.id
Wednesday, June 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Peternak Sapi Perah Jombang Raup Untung Besar

ditulis oleh
24 September 2021 20:54
Durasi baca: 2 menit
Jani, peternak sapi perah di Jombang. Foto: Bacaini/Syailendra

Jani, peternak sapi perah di Jombang. Foto: Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Peternak sapi perah di Gunung Anjasmoro Wonosalam Jombang tak goyah dihantam pandemi. Di tengah lesunya ekonomi dunia, permintaan susu sapi justru meroket.

Peningkatan permintaan ini dialami peternak sapi perah di Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Jombang. Mereka tampak bergairah merawat sapi perah yang menghasilkan pundi-pundi keuntungan. “Alhamdulillah selama pandemi permintaan susu terus meningkat,” ujar Jani, salah satu peternak kepada Bacaini.id, Jumat 24 September 2021.

Peternak berusia 54 tahun ini memiliki dua ekor sapi perah, yang menghasilkan 40 – 50 liter susu per hari. Dengan harga Rp 5.650 per liter, Jani bisa meraup penghasilan hampir Rp 300 ribu per hari. 

Setiap hari dia menyetorkan susu hasil perahan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). BUMDES ini menjadi sentra penampungan susu sapi milik peternak. Di tempat ini, terdapat puluhan peternak yang merawat sapi perah sebagai sumber pendapatan utama.

Sapto Arnowo, Wakil Direktur BUMDES Galengdowo mengatakan susu yang diproduksi peternak di Desa Galengdowo ini dikirim ke pabrik susu mitra BUMDES. Sebagian juga dijual kepada pembeli non pabrik sekitar 200 hingga 300 liter per harinya.

Selama pandemi covid-19, permintaan susu ke BUMDES meningkat, baik pembelian pabrik maupun non pabrik. Hal ini memicu kenaikan harga pembelian susu dari peternak. “Kenaikannya Rp 50 per liter dan diperkirakan akan naik lagi,” jelas Sapto. 

Dampak kenaikan ini membuat produksi  usaha perah susu mengalami kenaikan. Hal ini memicu munculnya peternak baru di desa itu. Jumlah pasokan susu ke BUMDES juga naik dari 5.500 liter menjadi 6.500 liter per hari.

Penulis: Syailendra
Editor: HTW

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Seniman Gunadi menjelaskan proses pembuatan patung Bung Karno setinggi lima meter di Istana Gebang Kota Blitar

Dibalik Patung Baru Soekarno di Blitar, Seniman Gunadi Sebut Karakter Bung Karno Paling Sulit

Warga mengikuti tradisi Baritan dan ritual bulan Suro di wilayah Blitar Jawa Timur

Tradisi Bulan Suro di Blitar: Dari Baritan hingga Larung Sesaji, Masih Dilestarikan Warga

Ilustrasi perbedaan tampilan wajah carb face dan protein face akibat pola konsumsi karbohidrat dan protein

Carb Face vs Protein Face, Apa Pengaruh Makanan ke Wajah?

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In