• Login
Bacaini.id
Monday, September 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Petani Gagal Panen, Tulungagung Kekurangan Stok Beras

ditulis oleh Editor
30 January 2022 19:56
Durasi baca: 1 menit
Seseorang sedang menuang beras yang tersisa ke dalam wadah. Foto: Bacaini/Setiawan

Seseorang sedang menuang beras yang tersisa ke dalam wadah. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Saat ini stok beras medium di Tulungagung mengalami kekurangan sebanyak 81 Ton. Hal ini disebabkan karena petani tidak melakukan panen selama cuaca ekstrim dalam beberapa bulan terkahir.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Tulungagung, Usmalik melalui Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Noor Erliyani membenarkan adanya kekurangan stok beras yang terjadi.

“Setidaknya sudah dua bulan para petani tidak melakukan panen akibat cuaca ekstrim,” terang Erlin, sapaan Noor Erliyani kepada Bacaini.id, Minggu, 30 Januari 2022.

Erlin mengungkapkan, berdasarkan data saat ini stok beras medium di Tulungagung sebanyak 234 ton, sedangkan untuk kebutuhan beras seharusnya mencapai 315 ton. Artinya stok beras di Tulungagung mengalami kekurangan sekitar 81 ton.

“Kekurangan stok beras juga disebabkan karena petani beralih dari menanam padi menjadi menanam tanaman lainya, karena cuaca yang tidak mendukung dan merugikan,” ungkapnya.

Menurut Erlin, kurangnya stok beras medium di Tulungagung juga berdampak pada harga beras medium yang mulai mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harga beras medium dijual seharga Rp 9 ribu/kilogram, kini harga beras medium menjadi Rp 10 ribu/kilogram.

Meskipun saat ini di Tulungagung mengalami kekurangan stok beras medium, pihaknya memastikan bahwa selama tiga bulan kedepan, ketersediaan beras medium untuk masyarakat masih aman.

“Kemungkinan Februari para petani akan melakukan panen. Jadi akan ada stok beras yang masuk kembali,” pungkasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

KA tambahan KAI melintas Blitar antisipasi erupsi Gunung Anak Krakatau

Erupsi Anak Krakatau, KAI Tambah Kereta dan Kapasitas Penumpang

Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada penerbangan di Bandara Ngurah Rai

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Imigrasi Ngurah Rai Pastikan Layanan Tetap Normal

Ilustrasi masker. Foto: unsplash

Waspada Silikosis, Bahaya Tersembunyi di Balik Abu Erupsi Anak Krakatau

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In