• Login
Bacaini.id
Tuesday, January 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pesona Tan Malaka yang Bikin Intel Jepang Terkesima

ditulis oleh Editor
9 September 2025 15:22
Durasi baca: 4 menit
Tokoh Tan Malaka yang memesona

Tan Malaka membuat intel Jepang terpesona (foto ilustrasi Tan Malaka/ist)

Bacaini.ID, BLITAR – Wawasan dan ketajaman fikir Tan Malaka membuat 2 orang intel Jepang terpesona tak berkesudahan.

Tomegoro Yoshizumi merupakan Kepala Intelijen Kaigun Bukanfu. Kantor Penghubung Angkatan Laut Jepang di Jakarta.

Sedangkan Shigetada Nishijima adalah tangan kanan Laksamana Muda Tadashi Maeda.

Malam itu keduanya bertamu di rumah Ahmad Subardjo, jalan Cikini Raya 82 Menteng, Jakarta Pusat. Malam akhir bulan Agustus 1945.

Tan Malaka juga datang sebagai tamu Subardjo. Tamu yang berpenampilan laiknya seorang petani dusun dan tidak dikenali.

Tamu yang begitu fasih bicara soal Marxisme. Cakap mengulas strategi gerakan massa, propaganda, peperangan dan isu politik internasional.

Fasih berbicara dalam bahasa Belanda. Tamu yang membuat Tomegoro Yoshizumi dan Shigetada Nishijima terpesona.

 “Onkruid vergaat toch niet” (alang-alang tak dapat musnah kalau tak dicabut sampai ke akar akarnya), kata Tan Malaka seperti dikutip dari buku Jejak Intel Jepang, Kisah Pembelotan Tomegoro Yoshizumi.

Baca Juga: Tan Malaka dan Kontroversi ‘Agama adalah Candu’ dalam Konteks Indonesia

Sekitar 2 jam mereka bercakap-cakap dan 2 intel Jepang itu belum juga tahu siapa sosok laki-laki petani di depannya.

Sampai Ahmad Subardjo selaku tuan rumah memperkenalkan dan membuat kedua intel Jepang itu terkesima.

“Ini adalah Tan Malaka yang asli,” kata Ahmad Subardjo memperkenalkan sosok tamunya.

Nama yang sering didengar. Tokoh pergerakan yang paling diburu penguasa kolonial dan kerap dikabarkan tewas dalam pertempuran.

Malam itu mereka bertatap muka langsung. Yoshizumi langsung mengulurkan tangan. Dijabatnya tangan Tan Malaka dengan hangat. Demikian juga dengan Nishijima.

Tertulis dalam catatan Shigetada Nishijima, Shogen Indonesia Dokuritsu Kakumei, Nishijima sempat bergumam, “Betapa indahnya menjadi seorang revolusioner”.

Obrolan malam itu kian hangat. Tema pembicaraan meluas ke mana-mana.

Tentang kemerdekaan Indonesia. Tentang kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II. Yoshizumi dan Nishijima tidak mampu menyimpan rasa kagumnya pada Tan Malaka.

Baca Juga: Balada Cinta Bapak Republik Tan Malaka

Sebelum pamit, 2 pejabat penting intelijen Jepang itu meminta Tan Malaka membaiatnya menjadi seorang Indonesia.

Tan Malaka kemudian memberi nama Hakim pada Nishijima, yang berarti keadilan. Sedangkan Yoshizumi diberi nama Arif yang artinya bijaksana atau ilmiah. 

Sejak itu Yoshizumi memakai nama Arif Tomegoro Yoshizumi.

Gugur di Blitar

Arif Tomegoro Yoshizumi merupakan komandan Pasukan Gerilya Istimewa.

Pasukan yang sebagian besar beranggotakan Kempeitai dan bekas tentara Jepang.

Mereka adalah orang-orang Jepang yang bersimpati pada republik dan melawan Sekutu dan Belanda yang hendak menjajah kembali Indonesia. 

Tomegoro Yoshizumi lahir 1911 di Oizumimura Nishitagawa, Prefektur Yamagata, Jepang.

Yoshizumi pertama kali masuk Jawa sebagai mata mata militer Jepang pada tahun 1932. Ia sempat menyamar sebagai saudagar yang namanya cukup terkenal di Batavia.

Pada tahun 1935, sepulang dari Jepang, Yoshizumi untuk kedua kalinya kembali ke Jawa. Ia menyamar sebagai jurnalis koran Nichiran Shogyo Shinbun. Sebuah koran bisnis Jepang di Hindia Timur.

Pasca perjumpaan dengan Tan Malaka di rumah Ahmad Subardjo, Yoshizumi dan Nishijima kerap bertemu Tan secara sembunyi sembunyi di Cikini Raya, Jakarta. 

Sejarawan Harry A. Poeze menyebut Kaigun Bukanfu Daisangka yang dipimpin Yoshizumi sangat bersimpati dengan kaum nasionalis kiri Indonesia.

“Berkali kali kantor Kaigun Bukanfu digunakan sebagai tempat berlindung orang orang Indonesia dari pengejaran Kempeitai,” kata Harry A. Poeze. 

Bersama Tan Malaka, Yoshizumi dan Nishijima merancang aksi militer dan gerilya. Terutama di wilayah Banten, Bogor dan Jakarta.

Targetnya mengusir tentara Sekutu (NICA) dan Belanda yang hendak kembali menduduki Indonesia.

Dalam situasi politik yang tidak menentu itu (Setelah proklamasi kemerdekaan) Yoshizumi aktif membangun laskar gerilya. 

Kelompok gerilyawan yang kemudian melebur pada organ Persatuan Perjuangan bentukan Tan Malaka.

Jejak pergerakan Yoshizumi muncul di Surabaya. Ia berhasil mempengaruhi Affandi, pimpinan PAL (Penataran Angkatan Laut). 

Ribuan buruh galangan kapal Ujung, Surabaya dan para tekhnisi diorganisir dan diarahkan untuk mendirikan pabrik dan bengkel senjata.

Setelah proklamasi kemerdekaan, pabrik ini merupakan pabrik senjata pertama yang dimiliki Republik Indonesia.

Dalam catatan Shigeru Ono alias Rahmat, rekan Yoshizumi di Pasukan Gerilya Istimewa menyebut Arif (Tomegoro Yoshizumi) meninggal dunia pada 10 Agustus 1948.

Yoshizumi gugur saat bergerilya di Gunung Sengon, kawasan Wlingi Kabupaten Blitar.

Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Wijaya Kota Blitar. “Dia dimakamkan di makam Angkatan Darat sekitar Blitar,” tulis Shigeru Ono. 

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: blitarintel JepangPesona Tan Malakatan malakatokoh pergerakantokoh tan malakaTomegoro Yoshizumi
Advertisement Banner

Comments 2

  1. Pingback: Peringatan Hari Santri 2025, Ini Profil Hasan Gipo Ketua NU Pertama – Bacaini.id
  2. Pingback: 97 Tahun Sumpah Pemuda: Semaun Umur 21 Tahun Ketua Partai, Kamu? – Bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

Sekolah atau Koperasi? 9 SD di Tulungagung Diusulkan Jadi Gerai KDMP, 3 Masih Aktif

Ilustrasi Ratu Kalinyamat, Ratu Jepara abad ke-16 yang memimpin armada laut melawan Portugis di Malaka

Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Membuat Portugis Ketar-ketir

Ilustrasi GERD atau penyakit asam lambung yang viral dikaitkan dengan kematian selebgram Lula Lahfah

GERD Bisa Mematikan? Polemik Kematian Lula Lahfah dan Fakta yang Terungkap

  • Angin kencang dan awan gelap melanda wilayah Jawa Timur saat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

    Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Harapan Jaya Terobos Lampu Merah, Tabrak Mobil, Motor, dan Rumah di Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Perlu Wisata Alam, Kuliner Khas Nganjuk Ini Bikin Orang Rela Balik Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In