• Login
Bacaini.id
Sunday, July 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Peringati Hari Keadilan Ekologis, Gen Alpha dan Gen Z Bersihkan DAS Brantas

ditulis oleh Redaksi
21 September 2025 20:21
Durasi baca: 2 menit
Pelajar membersihkan sungai dari sampah plastik. Foto : Bacaini.ID/Jatmiko

Pelajar membersihkan sungai dari sampah plastik. Foto : Bacaini.ID/Jatmiko

Bacaini.ID, KEDIRI – Ratusan Siswa SMKN 1 Ngasem bersama Komunitas Forum Kali Brantas melakukan aksi bersih-bersih sungai dalam rangka memperingati Hari Keadilan Ekologis, yang jatuh pada tanggal 20 September. Dengan mengusung tema Alam Sebagai Pengikat Kebersamaan dan Kekuatan, bersih – bersih Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas dilaksanakan di kawasan Kali Tulungrejo, Kampung Inggris, Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Sedikitnya 120 peserta dari Siswa Ekstrakurikuler Pecinta Alam SMKN 1 Ngasem ini dengan bersemangat melakukan pembersihan sungai dari sampah, khususnya sampah plastik. Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menumbuhkan rasa inisiatif anak muda dalam pelestarian sungai, mengendalikan pencemaran sungai secara serius, dan juga menjadi bola es yang dapat menginspirasi anak muda untuk memulai cara hidup baru yang lebih selaras dengan alam. Besuk DAS Brantas merupakan aksi membesuk, mendatangi DAS Brantas yang sedang sakit dengan cara mengurangi beban sakitnya melalui kegiatan clean up, brand audit, dan water quality monitoring.

“Besuk DAS Brantas merupakan bagian dari Diksar Sispala (Pendidikan Dasar Siswa Pecinta Alam) berkonsep zero waste dengan harapan Sispala benar-benar mencintai alam sepenuhnya bukan hanya penikmat alam yang dapat berpotensi merusak alam.” ujar Rahmania Alfani Tis’atun selaku ketua pelaksana Diksar, Minggu (21/9/2025).

Kali Tulungrejo dipilih karena berlokasi di Kampung Inggris yang sungainya merupakan salah satu tempat belajar yang asik dan menyenangkan. Ironisnya, sungainya dipenuhi sampah yang bau sekali sehingga dapat mengundang berbagai bakteri, virus, dan parasit.

Aksi diawali dengan clean up bantaran dan badan sungai sepanjang 100 Meter dan berhasil mengangkut sampah sebanyak 480 KG yang di dominasi oleh plastik kresek, sterofoam, baju, celana, dan popok. Selanjutnya, aksi brand audit sampah plastik dan hasilnya adalah terdapat ratusan kemasan plastik produk bermerk yang mencemari kali Tulungrejo.

Sementara itu, Widya Arum Crystiari anggota Forum Kali Brantas mengatakan bahwa sampah plastik adalah beban sungai, oleh karenanya perlu dibersihkan.

“Sampah plastik adalah beban sungai, oleh karenanya kita harus membebaskan sungai dari sampah plastik. Sampah-sampah dari perusahaan yang paling banyak mencemari mencemari suatu kawasan maka harus bertanggung jawab atas sampahnya sesuai amanat Undang-undang No 18 Tahun 2008 pasal 15 tentang Pengelolaan Sampah.” Jelasnya.

Pada akhir aksi, water quality monitoring menunjukkan bahwa pH 7,57 ppm, TDS 430 ppm, Suhu 30,5, Nitrat 2 ppm, Fospat 1,8 ppm. Hasilnya menunjukkan bahwa kadar fospat melebihi baku mutu air sungai berdasarkan baku mutu air sungai pada PP No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggara Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang yang dapat mengakibatkan tumbuh subur nya alga (tumbuhan air), sehingga dapat mengganggu kesehatan biota dalam perairan, mengakibatkan pendangkalan perairan. Dampak negatif lainnya ke manusia adalah jika fosfat dalam air dikonsumsi secara terus menerus akan menyebabkan masalah pencernaan.

“Terimakasih banyak anak muda, sudah dibantu membersihkan sungai kami. Semoga pemerintah segera turun tangan atasi pencemaran sungai di hulu dengan cara membentuk perda mengenai pembatasan penggunaan plastik sekali pakai. “ujar Chandra Iman Asrori, selaku warga Kampung Inggris, Pare.

Penulis             : A.K Jatmiko

Editor              : Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: forum kali brantasHari Keadilan Ekologiskabupaten kedirikampung inggrispecinta alam
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Ada Festival Sungai dan Lomba Perahu Gethek di Trenggalek

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Jenderal Feisal Tanjung, R Hartono, Syarwan Hamid, dan Sutiyoso merupakan petinggi militer Orde Baru yang menjabat saat tragedi Kudatuli atau Kerusuhan 27 Juli 1996

Kudatuli 27 Juli 1996: Daftar Petinggi Militer Orde Baru Saat Kerusuhan

Konferensi Pers Ari Lasso di Hotel Grand Surya Kediri. Foto: Humas

Generasi 90-an Merapat, ada Ari Lasso di GOR Jayabaya Kediri

Anggota Polri pengemudi Alphard saat membuat surat pernyataan di Polsek Menteng. Foto: istimewa

Kesalahan Fatal Brigadir Raka, Palsukan Nopol Hingga Intimidasi Satpam

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In