• Login
Bacaini.id
Wednesday, April 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Penelitian Terbaru, Bos Moody Bikin Karyawan Hilang Semangat Kerja  

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
19 November 2024 05:00
Durasi baca: 2 menit
Penelitian Terbaru, Bos Moody Bikin Karyawan Hilang Semangat Kerja. (foto/freepik)

Penelitian Terbaru, Bos Moody Bikin Karyawan Hilang Semangat Kerja. (foto/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Memiliki bos pemarah dan kasar adalah mimpi buruk bagi setiap karyawan.

Namun studi baru menunjukkan bahwa para pemimpin dengan karakter tertentu menimbulkan dampak yang lebih buruk daripada sekedar bos pemarah.

Para peneliti Stevens Institute of Technology, melakukan survei dan eksperimen lapangan pada lebih dari 650 karyawan tetap yang berbasis di Amerika Serikat dan Eropa.

Hasil penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Applied Psychology menyatakan pemimpin dengan karakter “kepribadian ganda” memiliki dampak sangat buruk bagi karyawan maupun perusahaan secara keseluruhan.

Sifat dari pemimpin yang dimaksud adalah perilaku atasan yang seringkali berubah-ubah menghadapi karyawan. Mereka tidak hanya bersikap kasar pada bawahan, namun juga bisa berubah jadi atasan yang sangat baik dan penuh etika di lain waktu.

Pemimpin dengan kepribadian yang berubah-ubah ini berpikir bahwa mereka dapat memperbaiki perilaku buruknya dengan bersikap baik ke karyawan pada keesokan harinya.

Dalam penelitian tersebut, perilaku atasan yang tidak pasti ini justru menurunkan semangat kerja dan kinerja karyawan secara tajam.

Ketidakpastian ini membuat karyawan akan selalu berpikir bagaimana mood bos-nya pada hari itu. Hal ini membuat karyawan kelelahan secara emosional, kehilangan semangat, dan tidak mampu bekerja secara maksimal.

Studi ini juga menemukan bahwa ketika atasan berganti-ganti gaya kepemimpinan antara kasar dan etis akan menciptakan ketidakpastian tambahan dan mengikis kepercayaan karyawan terhadap kemampuan atasannya.

Untuk perusahaan, penelitian ini memberi wawasan baru yang penting.

Selama ini perusahaan cenderung lebih tegas pada pemimpin yang bersikap kasar secara terus menerus untuk melindungi pekerjanya, dan mengabaikan perilaku pemimpin yang hanya pada saat-saat tertentu saja terlihat kasar.

Faktanya justru pemimpin yang karakternya berubah-ubah inilah yang lebih toxic pada karyawan.

Di lingkungan kerja, hubungan antara karyawan dan atasan memiliki pengaruh penting pada kesolid-an tim. Hubungan ini berdampak pada kinerja dan hasilnya.

Jika hubungan tersebut menjadi tidak dapat diprediksi, ditandai dengan perilaku baik dan buruk yang bergantian secara berulang, ini dapat menyebabkan masalah nyata bagi karyawan dan seluruh tim.

Untuk menghindari gaya kepemimpinan “kepribadian ganda” ini, para peneliti mengatakan, perusahaan harus memperhatikan karyawan yang menyuarakan keluhannya, dan meminta pertanggungjawaban pemimpin bersangkutan atas perilaku kasar yang sporadis.

Ada baiknya juga mempertimbangkan pelatihan manajemen kemarahan bagi para pemimpin yang menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan.

Kepemimpinan yang kasar dan terputus-putus cenderung bersifat impulsif. Hal ini menandakan ada ruang untuk mengurangi atau menghilangkannya dengan membantu para pemimpin mengelola emosi mereka dan meningkatkan pengendalian impuls mereka.  

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bos moodykaryawanmoodypenelitian
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Romy Soekarno reses PDIP Blitar Gen Z 2029

Romy Soekarno Targetkan PDIP Jadi Partai Anak Muda, Bidik 52% Pemilih Gen Z di Pemilu 2029

RUPST Bank BJB 2025 di Bale Pakuan Bandung

RUPST Bank BJB 2025: Susi Pudjiastuti Masuk Komisaris, Dividen Rp900 Miliar Dibagikan

dugaan pungli lapas blitar kamar d1 napi korupsi petugas keamanan

Napi Korupsi di Lapas Blitar Dipungli Rp60 juta untuk Kamar Tamping

  • Aktivis PMII Blitar Raya dampingi warga terdampak limbah

    Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In