Poin Penting:
- Peristiwa: Angga Kurniawan, pencari gurita berusia 31 tahun, hilang setelah perahu mayang karam dihantam ombak di Pantai Ngalur, Tulungagung.
- Kendala: Ombak besar dan arus laut menyulitkan tim gabungan melakukan pencarian di kawasan karang.
- Perkembangan: Pencarian dilanjutkan Sabtu (17/10/2026), dengan fokus ke sisi selatan dan barat lokasi kejadian.
Bacaini.ID, TULUNGAGUNG – Angga Kurniawan (31), seorang pencari gurita belum ditemukan setelah perahu mayang yang ditumpanginya bersama sang adik karam dihantam ombak besar di Pantai Ngalur, Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Pencarian korban Pantai Ngalur oleh petugas gabungan menghadapi kendala ombak dan arus laut yang kuat.
Pencarian Angga Kurniawan yang diketahui merupakan warga Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir mengerahkan sejumlah perahu karet dan beberapa perahu nelayan. Pencarian berlangsung di sisi timur Pantai Ngalur, di kawasan gugusan karang, menghadapi ombak besar Pantai Ngalur, dan belum membuahkan hasil.
“Ombak dan arus air menjadi kendala (pencarian korban),” ujar Ahmad Taufik dari Basarnas Trenggalek dalam wawancara live di sebuah radio Jumat malam (16/10/2026).
Insiden berlangsung Kamis (15/10/2026). Korban Angga Kurniawan diketahui mencari gurita bersama adiknya. Keduanya menggunakan perahu mayang, sejenis perahu kano tanpa mesin yang digerakkan oleh tenaga dayung.
Ombak besar membuat perahu karam. Sama-sama tergulung ombak, adik Angga Kurniawan berhasil selamat. Sedangkan Angga Kurniawan terseret arus dan tidak diketahui keberadaannya hingga hari ini.
Menurut Ahmad Taufik, pencarian tim gabungan dilanjutkan Sabtu (17/10/2026). Fokus pencarian korban pada kawasan sisi selatan dan barat lokasi kejadian. “Pencarian di sebelah selatan dan barat lokasi kejadian,” jelasnya. (sa/edt)




