• Login
Bacaini.id
Monday, May 18, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pak Ustad di Trenggalek Pukuli Santri Sampai Masuk Rumah Sakit

ditulis oleh Editor
21 January 2023 21:11
Durasi baca: 2 menit
Korban GD mengalami patah tulang di bagian lengan mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Foto: Bacaini/Aby

Korban GD mengalami patah tulang di bagian lengan mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Foto: Bacaini/Aby

Bacaini.id, TRENGGALEK – Dua orang santri pondok pesantren di Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, Trenggalek menjadi korban penganiayaan hingga harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Mirisnya, pelaku penganiayaan adalah ustadnya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, IPTU Agus Salim membenarkan adanya laporan terjadinya penganiayaan di salah satu pondok pesantren di Trenggalek. Diketahui, korban berinisial GD (14) warga Desa Tumpuk dan LM (15) warga Desa Ngepeh, Kecamatan Tugu.

“Kejadiannya Jumat (20 Januari 2023) sore dan kami dapat laporannya malam sekitar pukul 22.00 WIB. Sekarang korban menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soedomo,” kata Iptu Agus kepada Bacaini.id, Sabtu, 21 Januari 2023.

Iptu Agus menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian berawal saat kedua korban ditegur ustaznya karena tidak melaksanakan kewajiban. Tersinggung dengan jawaban santrinya, pak ustaz itu nekat melakukan kekerasan.

Akibat mendapat penganiayaan, kedua santri itu mengalami sejumlah luka cukup parah pada beberapa bagian tubuhnya. Usai dilakukan pemeriksaan dan alat bukti yang cukup, ustaz berinisial MDP asal Palembang, Sumatera Selatan itu resmi ditetapkan sebagai tersangka.

“Pelaku sendiri merupakan ustaz titipan dari salah satu pondok pesantren di luar Kabupaten Trenggalek dan sudah mengajar di ponpes Trenggalek ini selama satu tahun,” ungkap Iptu Agus.

Tidak terima dengan apa yang menimpa anaknya, Purwanto, orang tua dari korban GD menyerahkan segala proses hukum kepada pihak kepolisian. Pria ini juga mengaku bahwa dirinya yang telah melaporkan insiden penganiayaan oleh MDP.

“Tadi malam saya sudah melaporkan kejadian ini kepihak kepolisian. Saya berharap kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi,” kata Purwanto.

Sementara itu, Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, Sujiono menambahkan bahwa korban GD mengalami patah tulang tertutup pada lengan kiri, sedangan korban LM mengaku merasakan sakit di bagian punggung.

“Korban GD hari ini telah dilakukan operasi lengannya, karena terdapat luka patah tulang tertutup. Sedangakan untuk korban LM menjalani rawat jalan,” kata Sujiono menambahkan.

Saat ini, ustaz MDP harus mendekam di jeruji besi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dia bakal dijerat pasal perlindungan anak dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Penulis: Aby
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kasus penganiayaanpolres trenggalekponpes di TrenggalekRSUD dr Soedomo Trenggalek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Penampilan siswa Sekolah Alam Ramadhani. Foto: istimewa

Suarakan Wong Cilik, Mahanani Book & Art Festival 2026 Hidupkan Ruang Literasi di Kediri

Tips fashion perempuan untuk perubahan bentuk tubuh alami

Tips Fashion Perempuan Saat Bentuk Tubuh Berubah, Tetap Chic dan Percaya Diri

Penumpang kereta api memadati area Stasiun Blitar saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026.

Penumpang KA Daop 7 Madiun Naik 18,5 Persen Saat Long Weekend, Stasiun Blitar Padat

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Dukungan Ketua KONI Kota Blitar: Samanhudi Kantongi 23 Cabor, Tonny 10 Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In