• Login
Bacaini.id
Wednesday, June 24, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Nyethe, Cara Kultural Melawan Bias Digital

ditulis oleh
7 October 2023 13:23
Durasi baca: 5 menit

Membangun komunikasi dengan nyethe, menurut Joni, adalah pintu masuk membendung hoax. Di sini ruang pembicaraan masyarakat terbangun secara langsung tanpa memiliki waktu untuk mengikuti arus media sosial.

Dengan mengurangi bermain medsos dan membiasakan berkomunikasi secara langsung, propaganda hoax akan bisa tereliminir.

Sayang kesadaran untuk meninggalkan gadget saat nongkrong tidak terjadi di luar Tulungagung. Hal ini dialami oleh Abraham Kurnia, pemilik kedai Kawan Lama (sekarang bernama Tilik Sawah) di Jalan Veteran Kota Kediri. “Di awal merintis kedai saya langsung mengkampanyekan tidak bermain gadget,” katanya.

Meski tetap menyediakan wifi, Bram memberi kompensasi khusus kepada pelanggan yang mampu bertahan selama satu jam tidak bermain gadget. Kompensasi itu bisa berupa minuman atau makanan gratis.

Namun apa lacur, upaya itu tak membuahkan hasil. Keinginan Bram untuk menciptakan ruang ngobrol dan diskusi di dalam kedai tak mendapat respon positif. Hingga pada akhirnya Bram harus menyerah dan menghentikan kampanye bebas gawainya.

Dia mengakui jika keberadaan wifi akan memperparah ruang media sosial dengan sampah digital. Lebih parah lagi jika diselipi hoax dan informasi menyesatkan. “Tapi kami tak punya solusi mengalihkan perhatian dari medsos, seperti kebiasaan nyethe di Tulungagung,” katanya.

Jika penyebaran hoax sudah sedemikian mengkhawatirkan, tidak ada alasan untuk tidak merawat tradisi lokal seperti nyethe. Sebuah perlawanan kultural menghadapi bias digital.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Page 4 of 4
Prev1...34
Tags: cethehoaxmak warisngopiTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi media sosial. Foto: Unsplash

Gen Z dan Konten Viral Jadi Ancaman Literasi Digital di Era Media Sosial

Pelaku Taufik Hidayat

Drama Pelarian Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Biadab

Wisatawan menikmati perjalanan Jeep Adventure di kawasan pegunungan Wonosalam Jombang

Jeep Adventure Wonosalam Jombang, Wisata Alam Penuh Sensasi Petualangan

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In