• Login
Bacaini.id
Monday, September 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ngeri, Suami Istri Kendalikan Bisnis Narkoba dari Dalam Penjara

ditulis oleh Hari Tri Wasono
23 April 2025 15:50
Durasi baca: 1 menit
Pasangan suami istri mengendalikan bisnis narkoba dari dalam penjara. Foto: bacaini/AK Jatmiko

Pasangan suami istri mengendalikan bisnis narkoba dari dalam penjara. Foto: bacaini/AK Jatmiko

Bacaini.ID, KEDIRI – Sepasang suami istri di Kediri terancam hukuman penjara seumur hidup atau mati atas perbuatan mereka. Tanpa rasa takut sedikitpun, mereka berjualan narkoba yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Mencari nafkah bersama pasangan hidup adalah perbuatan yang lazim dilakukan. Apalagi jika bisnis itu dilakukan untuk menghidupi keluarga.

Alih-alih mencari nafkah, pasangan suami istri Abdul Hamid dan Kholifatul Agustina, warga Desa Bloran, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri justru mengundang petaka. Mereka berbisnis narkoba yang dikendalikan dari balik jeruji.

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan seorang pengedar narkoba seberat 900 gram. Pengedar itu mengaku mendapatkan barang haram dari Abdul Hamid yang saat ini mendekam di dalam penjara karena kasus yang sama.

“Abdul Hamed mengendalikan transaksi jual beli narkotika jenis sabu-sabu dari dalam Lapas. Sedangkan istrinya menyediakan tempat untuk menyimpan sabu-sabu sebelum diedarkan oleh Mohammad Ilham,” katanya, Selasa (22/4/2025).

Dari tangan ketiga tersangka, petugas mengamankan sabu-sabu seberat lebih dari 913 gram, dua buah handphone yang digunakan untuk bertransaksi, timbangan digital, serta plastik klip sebagai bungkus.

Saat ini anggota Satreskoba Polres Kediri masih terus mengembangkan kasus tersebut. Mereka dijerat pasal 114 ayat (2) junto pasal 112 ayat (2) KUHP dan pasal 131 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Penulis: AK Jatmiko
Editor: Hari Tri W

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

HUT ke-81 KAI Daop 7 Madiun menyerahkan seragam kepada 53 porter

HUT ke-81 KAI, Daop 7 Madiun Bagikan Bingkisan untuk PJL dan Seragam 53 Porter

Foto: bacaini.id/AI

61 Tahun Setelah 1965, Apa yang Masih Diingat Kediri?

Imigrasi Ngurah Rai mengamankan empat WNA dalam razia di Canggu Bali

Kepergok Jadi DJ di Canggu, 3 WNA Diamankan Imigrasi Ngurah Rai

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In