• Login
Bacaini.id
Tuesday, June 23, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Musim Hujan, Kasus DBD di Kabupaten Kediri Meningkat

ditulis oleh Editor
19 November 2022 14:06
Durasi baca: 2 menit
Aedes aegypti. Foto: Unsplash

Aedes aegypti. Foto: Unsplash

Bacaini.id, KEDIRI – Imbauan untuk waspada demam berdarah mulai beredar, tak terkecuali di kalangan masyarakat Kabupaten Kediri. Mengingat, musim hujan menjadi waktu perkembangbiakan bagi nyamuk aedes aegypti, pembawa wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kasi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Retno Handayani mengatakan, kasus demam berdarah di Kabupaten Kediri sudah mulai mengalami peningkatan.

“Berdasarkan data kami, kurang lebih ada sekitar 72 kasus DBD dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, mulai September sampai hari ini,” kata Retno, Sabtu, 19 November 2022.

Retno menyebutkan secara rinci dari 72 kasus, sebanyak 36 kasus terjadi pada bulan September, kemudian bulan Oktober ada sebanyak 30 kasus. Sementara untuk bulan November, ada enam kasus DBD yang masuk data Dinkes Kabupaten Kediri.

Secara komulatif, terhitung mulai bulan Januari sampai November 2022, kurang lebih ada sekitar 262 kasus DBD terjadi di Kabupaten Kediri. Mirisnya, tiga orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia akibat terjangkit penyakit ini.

Terkait dengan penyebarannya, Retno mengungkapkan kasus paling tinggi terjadi di Kecamatan Pare dengan 33 kasus, kemudian di Kecamatan Kepung sebanyak 28 kasus. Selain itu juga di Kecamatan Puncu dengan 19 kasus.

Lebih lanjut, Retno mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti dengan menjaga kesehatan lingkungan hidup. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menguras, menutup dan mengubur atau 3M Plus masih menjadi salah satu upaya paling efektif yang bisa dilakukan.

“Pengalaman sebelumnya, puncak wabah DBD biasa terjadi antara bulan Desember sampai Januari. Jadi kami imbau untuk melakukan pencegahan sejak dini untuk menekan angka kasus DBD,” tandasnya.

Penulis: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Konsisten Bagikan Dividen, Gudang Garam Sukses Pertahankan Kinerja Perusahaan

Kereta api KAI Daop 7 dalam program Rail Tour Jawa Timur menuju destinasi wisata Blitar

Rail Tour Jawa Timur KAI Daop 7: Paket Blitar Rp385 Ribu, Jelajah Bumi Bung Karno

Rhododendron yombuwurii spesies flora baru berbunga jingga dari Sulawesi Tengah

BRIN Temukan Rhododendron yombuwurii, Spesies Baru Sulawesi Tengah yang Unik

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In