• Login
Bacaini.id
Sunday, July 5, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Momen Purbaya Kecewa Kinerja DJKN, Tak Mampu Tunjukkan Data Aset Negara

ditulis oleh Redaksi
5 July 2026 02:19
Durasi baca: 2 menit
Menkeu Purbaya. Foto: tangkapan layar

Menkeu Purbaya. Foto: tangkapan layar

Bacaini.ID, KEDIRI – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan kritik tajam terhadap Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Dalam kunjungannya ke kantor DJKN, ia mendapati bahwa sistem pengelolaan aset negara masih jauh dari memadai.

Permintaan sederhana seperti peta aset negara di Jakarta Pusat tidak mampu dijawab dengan data yang jelas. Bahkan, ketika diminta menampilkan aset eks Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), informasi yang dijanjikan “siap” tak kunjung muncul.

“Dekat-dekat, lima menit enggak keluar gambarnya. Artinya belum ada,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta.

Pernyataan keras Purbaya ini menyingkap problem struktural serius di tubuh DJKN yang masih berperan sebagai penjaga administrasi aset, bukan pengelola strategis. Padahal, aset negara yang idle dan underutilized bisa menjadi sumber fiskal alternatif tanpa menambah belanja modal baru.

Kritik Purbaya sejalan dengan catatan publik atas kasus BLBI yang berlarut sejak krisis 1998. Dari total Rp144 triliun dana BLBI, Satgas BLBI baru berhasil mengembalikan sekitar Rp38,2 triliun atau 34,59 persen hak tagih negara. Ribuan aset berupa properti, kredit macet, dan surat berharga masih belum jelas statusnya. Kegagalan menampilkan data BLBI di hadapan Menkeu menjadi simbol lemahnya akuntabilitas DJKN.

Kementerian Keuangan sebenarnya telah mengusung program transformasi digital sejak 2018 dengan visi data-driven organization. Unit-unit lain di Kemenkeu mulai mengintegrasikan sistem berbasis Enterprise Architecture, namun DJKN dinilai tertinggal.

Digitalisasi aset negara belum memberi nilai tambah fiskal maupun sosial. Padahal, aset negara yang terbengkalai bisa dialihfungsikan untuk pendidikan, kesehatan, atau perumahan rakyat. Di tengah defisit APBN, optimalisasi aset idle menjadi krusial.

Purbaya menegaskan bahwa DJKN harus bertransformasi menjadi strategic asset manager sekaligus regulator pengelolaan kekayaan negara. Ia meminta evaluasi menyeluruh: mana aset yang belum optimal, mana yang idle, mana yang underutilized, dan mana yang bisa mendukung program pembangunan. Kritik ini adalah alarm keras bahwa tanpa digitalisasi menyeluruh dan transparansi data, aset negara akan terus menjadi beban, bukan sumber kekuatan fiskal.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: aset negaraDJKNkekayaan negaramenteri keuanganpurbaya yudhi sadewa
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Menkeu Purbaya. Foto: tangkapan layar

Momen Purbaya Kecewa Kinerja DJKN, Tak Mampu Tunjukkan Data Aset Negara

Truk boks menabrak palang perlintasan kereta api di Nganjuk

Truk Boks Tabrak Palang Perlintasan KA di Nganjuk, Ini Pernyataan KAI

Secangkir matcha sebagai pengganti kopi

Matcha Pengganti Kopi Terbaik, Lebih Aman untuk Lambung dan Jantung

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In