• Login
Bacaini.id
Thursday, May 28, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mirip di Jepang, Bunga Tabebuya Bermekaran di Jalanan Kota Kediri

ditulis oleh Editor
2 September 2022 18:13
Durasi baca: 2 menit
Bunga tabebuya yang mulai bermekaran di Jalan Brigjend. Pol. Imam Bachri Kota Kediri. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Bunga tabebuya yang mulai bermekaran di Jalan Brigjend. Pol. Imam Bachri Kota Kediri. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Bacaini.id, KEDIRI – Memasuki bulan September, sejumlah ruas jalan di Kota Kediri tampak lebih indah dengan mekarnya bunga tabebuya beraneka warna. Terlihat ada bunga tabebuya warna putih, pink dan kuning yang mulai bermekaran di sepanjang jalan kawasan perkotaan ini.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengatakan, ditanamnya tabebuya di ruas jalan ini bertujuan untuk memperindah penampilan Kota Kediri. Selain itu adanya bunga tabebuya ini juga untuk menambah keragaman hayati sekaligus memanjakan mata para pengguna jalan.

“Sebenarnya Kota Kediri dari lama itu lagi milih-milih pohon peneduh di jalan dan supaya lebih cantik itu bagaimana. Awalnya ketemu bunga tabebuya warna kuning,” kata Abdullah Abu Bakar kepada Bacaini.id, Jumat, 2 September 2022.

Menurutnya, lambat laun pihaknya mengetahui adanya bunga yang mirip dengan bunga sakura yang tumbuh di Jepang. Setelah dibahas dengan DLHKP Kota Kediri ternyata bunga yang memiliki beragam warna itu merupakan bunga tabebuya.

“Ternyata warnanya tidak hanya kuning, ada warna putih, pink sama ungu. Akhirnya kita coba, pohon-pohon di jalan yang sudah tua itu kita ganti dengan tabebuya, bunga sakuranya Indonesia begitu lah,” terangnya.

Wali Kota Kediri itu menyebutkan ada sekitar 500 tabebuya yang ditanam secara menyebar di sekitar delapan ruas jalan di Kota Kediri sejak tiga tahun yang lalu. Bunga tabebuya ini menurutnya mulai terlihat indah saat sudah bermekaran.

Biasanya bunga ini bermekaran antara bulan September hingga November dan dapat bertahan selama dua minggu. Ditambahkannya bahwa sekarang ini merupakan tahun kedua bunga tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan di Kota Kediri dan jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Sampai sekarang terus kita kembangkan karena perawatannya juga tergolong mudah. Memang 500 itu ternyata masih sedikit ya, jadi nanti rencananya akan kita tanam lagi supaya terlihat lebih indah dan juga teduh,” tandasnya.

Sebagai informasi, tabebuya memiliki bentuk menyerupai terompet dengan warna yang beragam. Bunga ini mekar secara bergerombol di ujung ranting. Kendati belum lebat, namun bermekarannya bunga tabebuya ini membuat jalanan menjadi lebih segar dan tampak menawan.

Penulis: AK.Jatmiko
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bunga tabebuyakota kediriWali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi cara menyimpan daging kurban di freezer menggunakan plastik zip lock agar tetap awet dan higienis

5 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet 6 Bulan, Jangan Dicuci Sebelum Masuk Freezer

Petugas dan warga berada di lokasi ledakan petasan balon udara di Dusun Tekik Gandusari Blitar

Ledakan Petasan Balon Udara di Blitar Tewaskan 1 Warga dan Lukai 2 Anak

Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In