Poin Penting:
- Minibus Isuzu Elf yang membawa 15 siswa dan guru SMK Durenan terguling di Desa Puru, Kecamatan Suruh, Trenggalek.
- Sebanyak 12 orang mengalami luka-luka, lima di antaranya dirawat di RSUD dr Soedomo dan tujuh lainnya di Puskesmas Suruh.
- Kecelakaan diduga dipicu gangguan rem saat rombongan pulang takziah dari Kecamatan Panggul.
Bacaini.ID, TRENGGALEK – Kecelakaan minibus rombongan siswa dan guru SMK Durenan terjadi di Jalan Raya Karangan-Dongko, Desa Puru, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Jumat (6/11/2026). Isuzu Elf yang mengangkut 15 orang tersebut terguling setelah diduga mengalami gangguan rem atau rem blong. Sebanyak 12 penumpang dalam peristiwa kecelakaan SMK Durenan itu mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Sebanyak lima orang korban dalam kecelakaan minibus Trenggalek itu dilarikan ke RSUD dr Soedomo Trenggalek. Sedangkan tujuh korban lain dirawat di Puskesmas Suruh karena mengalami luka ringan. “Rem kendaraan tiba-tiba mengalami gangguan sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, remnya menjadi keras,” tutur Mahsusodin (53), sopir minibus yang juga warga Desa Malasan, Kecamatan Durenan.
Kecelakaan minibus nopol AG 7922 S tersebut diketahui saat rombongan pulang takziah dari wilayah Kecamatan Panggul. Laju kendaraan tidak terkendali karena rem tiba-tiba tidak berfungsi normal. Sebelum Isuzu Elf terguling sempat oleng.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek, Ipda Miftahul Khoiri, mengatakan sebagian korban mengalami luka beragam, mulai patah tulang tangan, luka robek, lecet, hingga memar akibat benturan di bagian kepala.
Korban 12 orang terluka diketahui dalam kondisi sadar. Sementara tiga penumpang lainnya termasuk pengemudi, tidak mengalami luka-luka. Saat insiden terjadi, arus lalu lintas dalam kondisi sepi. Kontur jalan juga tidak bergelombang dan mulus.
“Berdasarkan pemeriksaan kendaraan tersebut dinyatakan masih laik jalan. Pengemudi juga memiliki SIM A,” ungkapnya. (aby/sa)




