• Login
Bacaini.id
Wednesday, April 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mengintip Telaga Rambut Monte, Keindahan Alam Karya Tapol 65

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
4 June 2024 09:56
Durasi baca: 3 menit
Telaga Rambut Monte, Keindahan Alam Karya Tapol 65 . (foto/Bacaini)

Telaga Rambut Monte, Keindahan Alam Karya Tapol 65 . (foto/Bacaini)

Bacaini.id, BLITAR – Ingin healing? Cobalah berkunjung ke Telaga Rambut Monte. Keindahan telaga alam yang berada di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar itu, bisa jadi pilihan.

Lokasinya tidak jauh. Hanya sekitar 30 km dari Kota Blitar dan bisa dijangkau dengan kendaraan apapun. Tak usah khawatir dengan kondisi jalan menuju lokasi, karena sangat baik dan relatif landai.

Telaga Rambut Monte pada awalnya merupakan tempat pemujaan agama Hindu. Sebuah candi suci yang pada hari-hari tertentu tertutup untuk umum masih berdiri hingga kini.

Meski susunan batu batanya sudah tak utuh lantaran beberapa bagian ada yang runtuh, bentuk struktur candi pemujaan Rambut Monte itu masih terlihat dengan jelas.

Daya tarik Rambut Monte adalah telaga berair bening dengan beberapa spot berwarna hijau kebiruan pada sumber mata airnya. Ikan purba yang disebut Ikan Dewa oleh warga sekitar, tampak berenang-renang.

Pepohonan dan tumbuhan semak khas tropis memenuhi area telaga. Di lokasi telaga juga terdapat area bermain anak selain juga bangku-bangku kayu untuk pengunjung.

Bagi yang tidak membawa bekal makanan, tak usah khawatir. Di lokasi wisata terdapat lapak makan dan minum. Oh ya, pengunjung dilarang berenang di dalam telaga lantaran telaga berisi ikan-ikan langka yang dilindungi.

Folklore Rambut Monte

Menurut folklore (cerita rakyat) yang berkembang, dulunya telaga berair bening itu dihuni oleh seseorang bernama Mbah Monte yang tidak memiliki keturunan namun memiliki dua orang murid.

Dalam perjalanannya Mbah Monte dibuat kecewa oleh dua muridnya lantaran keduanya telah menyelewengkan ilmu yang sudah diajarkan. Mbah Monte murka dan membakar pohon-pohon di sekitar telaga.

Konon, pohon-pohon inilah yang menjelma Ikan Dewa, dan dua orang murid Mbah Monte berubah menjadi dua sumber mata air di dalam telaga.

Paidi, penjaga wisata Rambut Monte menuturkan, pasca peristiwa 30 September 1965, telaga Rambut Monte direvitalisasi awal dengan menanam kembali pohon-pohon di sekitarnya.

Revitalisasi atau penataan ulang dilakukan oleh para tahanan politik pemerintah pada masa itu. Mereka merupakan para tapol yang sebelumnya ditangkap di wilayah Blitar Selatan. “Dan hasilnya bisa dinikmati seperti saat ini,” tuturnya.

Oh ya, pengelola wisata Rambut Monte mengenakan biaya Rp.5000 per pengunjung untuk tiket masuk. Selain itu pengunjung juga harus membayar uang parkir kendaraan yang pengelolaannya dilakukan warga sekitar.

Roda dua Rp.5000 dan Rp.10.000 untuk roda empat atau lebih. Yang perlu diketahui lagi, kunjungan teramai Rambut Monte berlangsung setiap weekend atau hari libur nasional.

Bagi yang menyukai suasana tenang sembari menikmati keindahan telaga, disarankan untuk berkunjung di luar hari libur.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: tahanan politiktapol 65telaga rambut montewisata alam
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Interior kursi reclining kereta Stainless Steel New Generation KAI

Kereta Generasi Baru Resmi Meluncur, KA Singasari Blitar-Jakarta Lebih Nyaman dan Modern

grafik kenaikan harga emas antam april 2026 rekor tertinggi rp289 juta per gram

Waktunya Jual Emas! Harga Antam Hari Ini Tembus Rp2,89 Juta per Gram, Rekor Tertinggi

kaleng biskuit bekas jadi tempat penyimpanan unik

Cara Menyulap Kaleng Biskuit Menjadi Barang Dekoratif Estetik dan Tahan Lama

  • Pemakaman Yai Mim di Udanawu Blitar dipenuhi pelayat setelah wasiatnya dipenuhi keluarga

    Wasiat Yai Mim yang Membuat Keluarga di Blitar Tidak Diam, Dimakamkan Sesuai Keinginan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj. Sekda Kota Kediri Segera Diganti, Ditunjuk dari Pemkot Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Chat Mesum Grup Mahasiswa FH UI Viral, Ancaman DO Jadi Tuntutan Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK di Pendopo, Sejumlah Pejabat Ikut Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In