• Login
Bacaini.id
Saturday, February 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mengenal Gaya Hidup Slow Living yang Kini Jadi Idaman Penyuka Kualitas

ditulis oleh Editor
7 January 2025 12:20
Durasi baca: 3 menit
Mengenal Gaya Hidup Slow Living yang Kini Jadi Idaman Penyuka Kualitas. (foto ilustrasi/freepik)

Mengenal Gaya Hidup Slow Living yang Kini Jadi Idaman Penyuka Kualitas. (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Gerakan slow living dimulai pada tahun 1986 yang dimotori oleh Carlo Petrini dan para aktivis slow food Italia.

Slow living merupakan bentuk perlawanan terhadap pembukaan gerai Mc Donald di Piazza di Spagna, jantung kota Roma.

Slow living mengajak tiap individu punya pola pikir mengatur gaya hidup yang lebih bermakna, dan berkesadaran akan hal yang paling berharga dalam hidup.

Slow living menghargai kualitas daripada kuantitas. Menikmati proses ketimbang sekedar mendapatkan hasil dengan cepat.

Perkembangan teknologi yang semakin modern membuat manusia terburu-buru dan merasa butuh sesuatu harus cepat. Hal itu yang dilawan dalam sikap hidup slow living.

Dengan slow living kita lebih memaknai hidup, bukan hanya sekedar menciptakan dan puas, namun juga menikmati prosesnya.

Untuk lebih mengenal slow living, berikut beberapa aktivitas slow living seperti dikutip dari My Wellness Me.

Slow Food

Konsep slow food adalah fokus pada bahan pangan lokal dan menikmati proses pembuatan makanannya.

Slow food bukan hanya tentang makanan, namun juga sebuah aksi mendukung petani lokal, melestarikan tradisi dan mendukung kehidupan yang ramah lingkungan. 

Slow Travel

Bukan tentang mengunjungi tempat terkenal dan viral. Namun mengunjungi suatu tempat untuk berbaur dengan penduduk lokal.

Mempelajari budaya, arsitekturnya, kehidupan sosial, makanan tradisional dan lainnya.

Ini akan mendatangkan pengetahuan dan pengalaman baru serta apresiasi yang lebih besar pada kehidupan. 

Slow Money

Investasi pada pada bidang pertanian, usaha kecil di komunitas lokal. Memperkuat perekonomian lingkungan terdekat dan mempromosikan produk lokal. 

Slow Fashion

Belilah pakaian yang berkualitas tinggi dan fashion yang tak lekang oleh waktu.

Kita tidak hanya akan menghemat uang dalam jangka panjang, namun kita juga akan memberikan manfaat besar bagi lingkungan.

Dengan menjalani hidup slow living, kita diajarkan untuk berhenti melakukan banyak tugas, melakukan sesuatu dengan tujuan memperkaya pengalaman hidup.

Menikmati setiap proses kegiatan kita dari nol hingga mendapatkan hasil. Konsep hidup slow living mengajarkan kita untuk banyak bersyukur, menikmati hidup bersama lingkungan sekitar.

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan slow living. Terutama adalah kesehatan jiwa dan raga.

Tubuh lebih sehat dengan makanan-makanan home made, mental pun lebih sehat karena bisa terhindar dari depresi dan kecemasan. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: gaya hidupgaya hidup slow livingslow living
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi membaca Al Quran. foto: unsplash

Bule Mengamuk Terganggu Suara Tadarus, Warga Minta Dideportasi

Ilustrasi warga miskin. Foto: unsplash

Pemerintah Siapkan Program Penanganan Kemiskinan dan Kawasan Kumuh di Lampung

Program rumah subsidi. Foto: istimewa

650.000 Nasabah PNM Mekaar di Lampung Berpeluang Akses Program Rumah Subsidi

  • Ilustrasi penggeledahan toko emas oleh Bareskrim. Foto: bacaini/AI

    Jejak Pencucian Uang Rp 25,8 Triliun di Balik Penggeledahan Toko Emas Semar Nganjuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Blitar Tabrak KDMP, Tolak Alih Fungsi SDN Tlogo 2 karena Masih Dipakai 182 Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Worldwide Latina Belt, Benarkah Orang Indonesia Berkarakter Latin? Ini Penjelasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Istri Kapolres Bima dan Seorang Polwan Positif Narkoba, Tidak Ditetapkan Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Rusak Mulai Mulus di Kabupaten Blitar, Komitmen Rijanto-Beky Dikebut Bertahap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In