• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 27, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mbok Sarinah, Sosok Ibu Sang Proklamator RI di Tulungagung

ditulis oleh Editor
17 June 2022 19:42
Durasi baca: 3 menit
Makam Mbok Sarinah di komplek pemakaman Kelurahan Kepatihan, Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Makam Mbok Sarinah di komplek pemakaman Kelurahan Kepatihan, Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Sifat kepemimpinan Presiden Pertama Indonesia, Soekarno tidak lepas dari ajaran Mbok Sarinah sebagai ibu pengganti semasa kecilnya di Tulungagung. Bukan hanya sebagai pengasuh, Mbok Sarinah juga menjadi pejuang semasa penjajahan kolonial.

Kasi Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tulungagung, Joko Sugiono menceritakan, pada sekitar 1906, untuk pertama kalinya Soekarno menginjakan kaki di Kelurahan Kepatihan, Tulungagung bersama ayahnya Soekeni dan ibunya Ida Ayu.

Ketika di Tulungagung, Soekeni, sang ayah menitipkanya di rumah kakeknya RB. Hardjodikromo dan memerintahkan Mbok Sarinah untuk mengasuh Soekarno kecil.

“Karena ayah Soekarno itu bekerja sebagai guru di sekolah milik Belanda di Mojokerto. Jadi Soekarno dititipkan di rumah kakeknya yang berada di Kelurahan Kepatihan dan diasuh oleh Mbok Sarinah sejak usia lima tahun,” kata Joko kepada Bacaini.id, Jumat, 17 Juni 2022.

Seiring berjalanya waktu, hubungan Mbok Sarinah dengan Soekarno kecil semakin dekat. Setiap hari Soekarno selalu ditemani oleh Mbok Sarinah, bahkan setiap malam Mbok Marinah selalu membacakan dongeng pengantar tidur untuk anak yang diasuhnya itu.

“Dari kedetakan inilah, banyak ajaran yang diberikan kepada Soekarno kecil. Bahkan kata Soekarno, dia menemukan sosok ibu pada diri Mbok Sarinah,” ujarnya.

Joko mengatakan, ada beberapa ajaran yang diberikan Mbok Sarinah kepada Soekarno kecil. Setiap pagi, Mbok Sarinah mengajak Soekarno memasak di gubuk kecil yang berada didekat rumahnya. Disitulah Soekarno kecil mendapat ajaran cinta kasih kepada orang kecil dan harus menghargai orang lain serta sopan santun kepada semua orang.

“Hampir setiap hari, Mbok Sarinah menanamkan ajaran itu kepada Soekarno kecil, hingga melekat di otak dan hatinya. Dari Mbok Sarinah, Soekarno mendapat pelajaran budi pekerti, cinta kasih dan cinta kepada rakyat kecil. Bahkan ajaran Mbok Sarinah masih diterapkan oleh Soekarno ketika menjadi presiden,” paparnya.

Bahkan gagasan besar Soekarno mengenai Nasionalisme dan Cinta Tanah Air yang banyak dikenal dengan istilah Wong Cilik, merupakan peran besar dari Mbok Sarinah. Sampai akhirnya Soekarno bersama rakyatnya berhasil mengusir penjajah dari Indonesia.

“Maka peran Soekarno ini tidak lepas dari ajaran Mbok Sarinah selama menjadi pengasuhnya di Tulungagung. Melihat bahwa Mbok Sarinah juga termasuk orang kecil dan hal itu membuat ajarannya melekat pada diri Soekarno,” ungkap pria berkacamata itu.

Konon Sarinah adalah istri seorang penulis terkenal dari Belanda yakni Multatuli, yang menceritakan kejahatan kolonialisme di Indonesia. Pada akhirnya muncul keyakinan bahwa Mbok Sarinah bukan hanya sebagai pengasuh sang Proklamator RI, melainkan juga sebagai pejuang seperti Multatuli yang ditangkap Pemerintah Belanda ketika melakukan protes tentang perlakuan Belanda rakyat Indonesia.

Menurut Joko, setelah tiga tahun berada di Tulungagung, akhirnya Soekarno pindah ikut bersama orang tuanya. Bahkan setelah Soekarno beranjak dewasa, dia sudah tidak dapat bertemu lagi dengan Mbok Sarinah. Pasalnya, perempuan yang sangat berjasa sejak kecil itu telah meninggal dunia.

“Mbok Sarinah meninggal tahun 1959 dan dimakamkan di Komplek Pemakaman Kepatihan, Tulungagung. Hanya makam inilah peninggalan Mbok Sarinah, karena rumah Mbok Sarinah yang ada di Kelurahan Kepatihan sudah dialih fungsikan, bentuknya sudah berubah, tidak seperti aslinya dulu,” pungkasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: makam Mbok Sarinahmasa kecil Soekarno di TulungagungPresiden SoekarnoTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Paus Leo menyampaikan pengakuan dan permintaan maaf Vatikan atas keterlibatan historis Gereja Katolik dalam praktik perbudakan

Paus Leo Minta Maaf atas Perbudakan, Vatikan Akui Keterlibatan Historis Gereja Katolik

Sutopo bersama kuasa hukumnya, Faris Trihatmoyo. Bacaini/Syailendra

Ajudan Bupati Jombang dan Oknum PNS Dilaporkan Memeras dan Sekap Warga

Komarudin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Trenggalek Lewat PAW

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In