• Login
Bacaini.id
Tuesday, May 26, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Masjid Tiban, Mukjizat yang Turun di Tulungagung

ditulis oleh Editor
28 April 2022 07:02
Durasi baca: 2 menit
Bangunan kuno Masjid Tiban Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Bangunan kuno Masjid Tiban Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Di Desa Macanbang, Kecamatan Gondang, Tulungagung terdepat sebuah masjid dengan arsitektur limas. Masjid tersebut dikenal banyak orang dengan nama Masjid Tiban.

Konon, keberadaan masjid tersebut bukan dibangun dengan tangan manusia, melainkan merupakan mukjizat dari Allah SWT. Bangunan Masjid Tiban pertama kali ditemukan sekitar abad ke-17 oleh Sangidin, seorang menantu Kyai Kasan Besari.

“Jadi dulu itu, tanpa sengaja Sangidin menemukan atap Masjid Tiban. Keberadaanya juga tiba-tiba, karena sebelumnya tidak diketahui ada orang yang membangunnya. Dari situ akhirnya Sangidin dan masyarakat menggunakannya sebagai tempat ibadah,” terang Dulgani, keturunan keenam dari Sangidin kepada Bacaini.id, Rabu, 27 April 2022.

Menurut Dulgani penemuan Masjid Tiban berkaitan erat dengan sejarah babat tanah Desa Macanbang. Dulunya, kasawan desa tersebut masih berupa hutan belantara yang terkenal angker dan disebut Alas Sumampir.

Tidak hanya binatang buas, Alas Sumampir juga dihuni banyak makhluk tak kasat mata. Sehingga, masyarakat tidak berani masuk ke dalam kawasan hutan belantara itu. Tetapi hal itu tidak berlaku bagi sang menantu Kyai Kasan Besari.

“Sangidin nekat membuka Alas Sumampir dengan alat seadanya. Sesampainya di tengah hutan, dia menemukan sebuah masjid kuno, yang hingga sekarang dikenal dengan Masjid Tiban,” ungkapnya.

Dulgani menyebutkan keberadaan Masjid Tiban masih terjaga hingga saat ini. Masjid ini pun sudah dua kali direnovasi, pertama pada tahun 1987 dan kedua pada tahun 2009. Renovasi dilakukan pada bagian atap dan fondasi bangunan yang diperkokoh dengan menggunakan kayu jati.

“Renovasi dilakukan tanpa merubah bentuk aslinya, karena memang kita pertahankan sesuai bentuk aslinya,” imbuhnya.

Selain itu, Dulgani juga mengungkapkan bahwa di lokasi Masjid Tiban juga terdapat sebuah makam yang diyakini sebagai makam Sunan Kuning.

Hal itu dibuktikan dengan adanya peninggalan Sunan Kuning diantaranya mimbar khotbah, dampar, kentongan dan juga bedug.

“Sampai sekarang Masjid Tiban dan semua peninggalan yang ada di dalam, termasuk peninggalan Sunan Kuning masih ada dan juga masih kita rawat sebaik mungkin,” tandasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Masjid kunoMasjid TibanTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Paus Leo menyampaikan pengakuan dan permintaan maaf Vatikan atas keterlibatan historis Gereja Katolik dalam praktik perbudakan

Paus Leo Minta Maaf atas Perbudakan, Vatikan Akui Keterlibatan Historis Gereja Katolik

Sutopo bersama kuasa hukumnya, Faris Trihatmoyo. Bacaini/Syailendra

Ajudan Bupati Jombang dan Oknum PNS Dilaporkan Memeras dan Sekap Warga

Komarudin Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Trenggalek Lewat PAW

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Anwar Akan Mundur Saat Pelantikan Ketua KONI Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teror Pocong Masuk Jawa Timur, Mengingatkan Publik pada Ninja hingga Kolor Ijo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In