• Login
Bacaini.id
Monday, June 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mas Dhito Mulai Buka Sentra PKL, Kuota Pendaftaran Hampir Penuh

ditulis oleh Redaksi
22 June 2025 21:21
Durasi baca: 2 menit
Mas Dhito Mulai Buka Sentra PKL, Kuota Pendaftaran Hampir Penuh. Foto : Dok. Pemkab Kediri

Mas Dhito Mulai Buka Sentra PKL, Kuota Pendaftaran Hampir Penuh. Foto : Dok. Pemkab Kediri

Bacaini.ID, KEDIRI – Hari pertama dibuka, Sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) kawasan Simpang Lima Gumul telah menarik pengunjung untuk datang. Meski baru sebagian pedagang yang telah mulai membuka lapak, namun dari ratusan lapak yang tersedia lebih dari separo telah ada yang mendaftar untuk menempati.

Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Kediri Santoso menyampaikan, secara keseluruhan di kawasan sentra PKL Simpang Lima Gumul tersebut terdapat 212 lapak yang dibagi atas zona ikan dan tanaman hias, zona Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) serta zona aneka satwa.

“Hari ini kita mulai launcing, ini menindaklanjuti arahan dari Mas Bupati (Bupati Hanindhito Himawan Pramana) supaya Sentra PKL segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Santoso ditemui di lokasi, Minggu (22/6/2025).

Menurut Santoso, di hari pertama pembukaan mereka yang telah mulai membuka lapak masih sebagian pedagang tanaman hias, ikan hias maupun olahan ikan. Sedang, pedagang lainnya masih menyiapkan lapak, terutama untuk prasarana pengamanan seperti pembuatan pintu.

“Untuk zona ikan dan tanaman hias ini pedagang yang daftar untuk menempati sudah 80 persen dari 92 lapak yang disediakan,” terangnya.

Kemudian, dari 47 lapak yang disediakan pada zona UMKM, jumlah pedagang yang mendaftar untuk menempati hingga sata ini telah mencapai 100 persen. Adapun, untuk zona satwa dari 73 lapak yang disediakan, baru 40 persen yang mendaftar untuk mengisi.

“Kita masih membuka pendaftaran bagi warga masyarakat Kabupaten Kediri yang ingin berjualan dan belum mendapatkan lapak bisa menghubungi bagian perekonomian,” tambahnya.

Mengingat masih banyak lapak yang belum beroperasi di hari pertama pembukaan tersebut, Santoso mengimbau kepada semua pedagang yang telah mendaftar dan mendapatkan lapak untuk segera dapat mengoperasionalkan lapaknya masing-masing.

Santoso mengapresiasi para pedagang yang telah membuka lapaknya dan diharapkan bisa segera diikuti yang lain sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kediri. Pada tahap awal, seiring menunggu sentra PKL itu ramai pengunjung, pedagang yang menempati lapak masih dibebaskan dari biaya sewa.

Sementara itu, M. Azam Bakhor Zaidi salah satu pelaku usaha ikan hias dengan nama Molly Jaya Indonesia mengaku beruntung bisa mendapatkan lapak di Sentra PKL Simpang Lima Gumul. Sebagai orang yang telah cukup lama bergelut usaha ikan hias dan melakukan penjualan secara online, dia optimis sentra PKL itu bakal ramai.

“Apalagi tempatnya strategis di kawasan Simpang Lima Gumul yang menjadi pusatnya orang berkumpul. Saya rasa prospek ke depan bakal bagus,” akunya dengan yakin.

Untuk membuat pasar di Sentra PKL itu ramai didatangi pengunjung, menurut Azam membutuhkan kolaborasi semua pihak, baik itu pedagang maupun pemerintah daerah untuk sama-sama melakukan promosi. Khusus bagi pedagang, dia pun menilai dibutuhkan konsistensi dan tak kalah penting melakukan inovasi termasuk dalam pemasaran supaya dikenal.

“Saya sendiri rencananya tetap akan buka lapak setiap hari. Konsistensi ini penting untuk membuat pasar dan bisa dikenal,”tandasnya. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Warah Atikah, SH., M.Hum.

Jember Peduli Sampah: Antara Tantangan dan Harapan Menuju Pengelolaan Sampah Mandiri 

Presiden Prabowo Subianto pada penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Minggu, 28 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Kritik Kerja BUMN, Presiden: Tidak Untung Hanya Bayar Overhead

Ilustrasi aplikasi Gojek

Pembatalan Pesanan Gojek Kini Dikenakan Denda

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In