• Login
Bacaini.id
Thursday, January 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Makna Relief di Monumen Simpang Lima Gumul (SLG)

ditulis oleh Redaksi
20 November 2025 21:34
Durasi baca: 4 menit

Relief 3 menggambarkan Tokoh Punakawan, terdapat tiga wimba yaitu, wimba manusia (Semar, Gareng, Petruk, Bagong yang disebut punakawan), wimba batu bata (representasi dari dinding), dan wimba daun.

Relief 4 bercerita tentang Toleransi Antar Umat Beragama di Kabupaten Kediri. Pada relief 4, terdapat dua wimba yaitu, wimba manusia (dari kiri ke kanan: pemeluk agama Islam, Protestan, Budha, Hindu dan Katolik) dan wimba rumah ibadah (dari kiri ke kanan: masjid, gereja, wihara, pura dan gereja).

Relief 5 adalah Kesenian Jaranan sebagai Kesenian Khas Daerah yang Tumbuh dan Berkembang Luas di Kabupaten Kediri. Wimba yang terdapat pada relief 5 adalah wimba manusia, wimba jaranan dan wimba reog.

Relief 6 tentang Kesenian Tiban yang tumbuh di wilayah Selatan Kabupaten Kediri. Wimba yang terdapat pada relief 6 adalah wimba manusia, wimba matahari, dan wimba pohon kelapa.

Relief 7 menggambarkan Kesenian Jemblung yang merupakan salah satu kesenian khas Kediri. Wimba yang terdapat pada relief 7 adalah wimba manusia, wimba alat musik (depan: kepyek, dari ke kanan: kenong, kendang, saron dan gong).

Relief 8 adalah Kesenian Ludruk yang tumbuh di Kediri sebagai salah satu identitas Jatim. Wimba yang terdapat pada relief 8 adalah wimba manusia, wimba alat musik (latar II dari ke kanan: kendang dan kenong).

Relief 9 penggambaran Mpu Bharada menuangkan air. Wimba yang terdapat pada relief 10 adalah wimba manusia, wimba awan, dan wimba kendi dan air.

Relief 10 adalah tokoh Bhagawanta Bhari yang sedang membangun dhawuhan/tanggul Waduk Harinjing. Wimba yang terdapat pada relief 10 adalah wimba manusia, wimba air, dan wimba tanah, dan wimba cambuk.

Relief 11 adalah Mpu Sedah dan Mpu Panuluh. Wimba yang terdapat pada relief 11 adalah wimba manusia, wimba batu, dan wimba buku.

Relief 12 adalah tokoh perwira menunggang kuda menggambarkan kejayaan Kerajaan Kediri masa lalu setelah penyatuan Panjalu dan Jenggala. Wimba yang terdapat pada relief 12 adalah wimba manusia (perwira (naik kuda) dan tiga prajurit), wimba pohon, wimba kuda, wimba rumput, dan wimba batu.

Relief 13 menggambarkan keanekaragaman adat budaya di Kabupaten Kediri. Wimba yang terdapat pada relief 13 adalah wimba manusia, wimba gunung, dan wimba pohon, dan wimba gapura.

Relief 14 adalah pembacaan Lontar. Wimba yang terdapat pada relief 14 adalah wimba manusia depan: Sri Aji Jayabaya, belakang: Mpu Sedah, wimba saka (tiang), dan wimba tirai.

Relief 15 adalah kesenian Wayang Krucil yang menceritakan Sri Aji Jayabaya sedang memberi tugas kepada Mpu Sedah dan Mpu Panuluh dalam Penulisan Kitab Bharatayudha. Wimba yang terdapat pada relief 15 adalah wimba wayang Krucil dari kiri ke kanan: Mpu Sedah, Mpu Panuluh, Sri Aji Jayabaya, dan selir, wimba amplop, wimba representasi pohon, wimba representasi pagar tembok, dan wimba saka.

Relief 16 merupakan kesenian Wayang Suluh yang menceritakan kisah perjuangan Trunajaya. Wimba yang terdapat pada relief 16 adalah wimba wayang Suluh dari kiri ke kanan: tokoh Belanda dan Trunajaya, dan wimba representasi awan, dan wimba 139 rumput.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Page 2 of 2
Prev12
Tags: kerajaan kediriMonumen SLGobyek wisatareliefSEJARAH
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Aktivitas di peternakan ayam di Kediri Foto: Bacaini/Novira

Jahatnya Kartel Ayam Terhadap Peternak Kecil

Ilustrasi peternakan ayam. Foto: istimewa

Mengenal Kartel Ayam Yang Sedang Dilawan Pemerintah

Ilustrasi korban kejahatan yang membela diri namun ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus noodweer Hogi Minaya di Sleman

Membela Diri tapi Dipidana? Mengurai Noodweer di Balik Kasus Hogi Minaya Sleman

  • Infografik daftar event Jawa Timur yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

    KEN 2026 Jawa Timur: Kediri, Blitar, Tulungagung Gugur, Trenggalek Melaju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Curhat Ressa di Podcast Denny Sumargo Bikin Publik Berbalik Serang Denada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Timur, BMKG Sebut Blitar Raya hingga Madura Jalur Utama Angin Kencang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In