• Login
Bacaini.id
Monday, September 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Makna Relief di Monumen Simpang Lima Gumul (SLG)

ditulis oleh Hari Tri Wasono
20 November 2025 21:34
Durasi baca: 4 menit
Monumen SLG di Kab. Kediri. Foto: wikipedia

Monumen SLG di Kab. Kediri. Foto: wikipedia

Bacaini.ID, KEDIRI – Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) bukan hanya ikon arsitektur modern Kabupaten Kediri, tetapi juga menyimpan narasi budaya yang kuat melalui relief-relief yang menghiasi dindingnya.

Seorang mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta bernama Wisnu Ajitama melakukan penelitian terhadap relief tersebut. Ia mengungkap jika relief tersebut memuat pesan-pesan historis dan sosial yang membentuk identitas kolektif masyarakat Kediri.

Relief yang mengelilingi empat sisi monumen menggambarkan berbagai aspek kehidupan, mulai dari kejayaan Kerajaan Kediri, aktivitas pertanian dan perdagangan, hingga kesenian tradisional seperti jaranan dan wayang.

Penelitiannya juga menunjukkan bahwa setiap panel tidak hanya berfungsi sebagai ornamen estetis, tetapi juga sebagai media komunikasi visual yang menyampaikan nilai-nilai lokal.

“Relief ini adalah bentuk narasi visual yang merepresentasikan perjalanan budaya masyarakat Kediri. Ia berfungsi sebagai pengingat sejarah sekaligus penguat identitas,” tulis Wisnu dalam skripsinya.

Penelitian tersebut menggunakan pendekatan semiotika untuk mengkaji makna simbolik dalam relief. Hasilnya menunjukkan bahwa elemen-elemen seperti tokoh kerajaan, alat pertanian, dan motif batik memiliki makna mendalam yang berkaitan dengan nilai kerja keras, kebersamaan, dan spiritualitas.

Analisis membaca bahasa rupa pada relief Monumen Simpang Lima ini dimulai dari relief 2 sampai relief 16. Relief 2 menggambarkan Gemah Ripah Loh Jinawi, Kesuburan Bumi Kediri Bidang Pertanian dan Pengolahan Tanah. Terdapat 14 wimba diantaranya, wimba sawah, wimba gunung, wimba lumbung padi, dan wimba manusia (cangkul, caping, padi, topi sekolah, tas 105 sekolah, buku, keranjang, dan selendang).

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Page 1 of 2
12Next
Tags: kerajaan kediriMonumen SLGobyek wisatareliefSEJARAH
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

KA tambahan KAI melintas Blitar antisipasi erupsi Gunung Anak Krakatau

Erupsi Anak Krakatau, KAI Tambah Kereta dan Kapasitas Penumpang

Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada penerbangan di Bandara Ngurah Rai

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Imigrasi Ngurah Rai Pastikan Layanan Tetap Normal

Ilustrasi masker. Foto: unsplash

Waspada Silikosis, Bahaya Tersembunyi di Balik Abu Erupsi Anak Krakatau

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In