• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Langkah Mas Dhito Tangani Stunting, Bawa Kabupaten Kediri Terbaik Kedua se-Jatim

ditulis oleh Redaksi
1 July 2025 19:34
Durasi baca: 2 menit
Langkah Mas Dhito Tangani Stunting, Bawa Kabupaten Kediri Terbaik Ketiga se-Jatim. Foto ; Dok. Pemkab Kediri

Langkah Mas Dhito Tangani Stunting, Bawa Kabupaten Kediri Terbaik Ketiga se-Jatim. Foto ; Dok. Pemkab Kediri

Bacaini.ID, KEDIRI – Kebijakan strategis yang dijalankan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting (PPPS) membawa Kabupaten kediri meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pemerintah Kabupaten kediri menerima penghargaan terbaik kedua dalam pelaksanaan aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penanganan stunting kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur 2025. Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Provinsi Jawa Timur di Dyandra Convention Center, Surabaya (1/7/2025).

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan, penghargaan yang diterima tak lepas dari komitmen Mas Dhito terutama dengan kebijakan pencegahan munculnya kasus stunting baru (zero growth stunting) di Kabupaten Kediri.

“Sebagaimana arahan Mas Bupati, kita semua, baik tim di tingkat desa, kecamatan, Kabupaten termasuk segenap OPD untuk fokus penanganan wilayah-wilayah jangan sampai ada stunting baru,” kata Mbak Dewi yang juga menjadi Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kediri.

Supaya program penanganan stunting ini dapat berhasil, beberapa hal diakui harus menjadi perhatian bersama tidak sekedar peningkatan layanan kesehatan maupun pemberian asupan makanan bergizi tambahan bagi ibu hamil dan balita.

Namun, lanjut Mbak Dewi, bagaimana memperhatikan aspek lain seperti fasilitas air bersih dan santitasi di masyarakat, pencegahan pernikahan dini hingga sosialisasi pengaturan jarak kehamilan.

Untuk itu Mbak Dewi menyebut, Pemerintah Kabupaten Kediri menggandeng lintas sektor untuk berkolaborasi mensukseskan penanganan stunting ini. Mulai dari para pengusaha, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, RT/RW hingga organisasi kemasyarakatan (ormas).

Kolaborasi ini sangat penting, mengingat dalam penanganan stunting di tataran masyarakat, beberapa kendala kerap masih ditemui. Seperti kurangnya pemahaman orang tua akan pentingnya pemberian makanan bergizi dan tepat bagi anak, termasuk kurangnya animo masyarakat untuk membawa anak-anak ke posyandu.

“Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, kita tetap terus mengencarkan sosialisasi edukasi stunting di masyarakat dan secara bersama mendorong orang tua yang punya balita untuk aktif ke posyandu,” ungkapnya.

Disebutkan Mbak Dewi, berdasarkan bulan timbang periode 2024, stunting di Kabupaten Kediri pada angka 7,9 persen. Sebagai Ketua TPPS Kabupaten Kediri, Mbak Dewi mengajak lintas sektor untuk selalu menjaga kekompakan hingga menjadikan kabupaten Kediri zero stunting dan zero growth stunting sebagaimana harapan yang selalu ditekankan Mas Dhito.

“Mas Bupati selalu matur jangan sampai (stunting ini) naik dan mengajak semua elemen untuk tetap solid dan bersinergi,” pungkasnya. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Petugas memeriksa lokasi kebakaran toko di Desa Bandung Kecamatan Diwek Jombang yang diduga akibat lemparan bom molotov

Bom Molotov Diduga Penyebab Kebakaran Toko di Jombang, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan istrinya. Foto: istimewa

Gubernur Kaltim Terlanjur Jaga Marwah, Ibu Kota Indonesia Tetap Jakarta

Satgas Etik UNU Blitar memberikan keterangan terkait penonaktifan sementara dosen terduga pelaku pelecehan seksual terhadap mahasiswi

UNU Blitar Nonaktifkan Dosen Terduga Pelecehan Seksual, 15 Mahasiswi Diduga Jadi Korban

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In