• Login
Bacaini.id
Thursday, June 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Lagi, Santri Anak Tewas Dianiaya di Pondok Pesantren

ditulis oleh
19 March 2024 09:32
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi anak laki-laki. Foto: Freepick

Ilustrasi anak laki-laki. Foto: Freepick

Bacaini.id, MAKASAR – Kasus kekerasan di lingkungan pondok pesantren hingga berujung kematian kembali terjadi. Seorang santri anak-anak tewas dianiaya di dalam pondok.

Kejadian ini terjadi di Pesantren Tahfidzhul Quran Al Imam Ashim Makassar, 20 Februari 2024 lalu. Peristiwa naas ini nyaris tak terungkap jika sebuah akun media sosial X @ryansazyn tidak mengunggahnya.

“Seorang santri dianiaya oleh senior hingga tewas di Pesantren Tahfidzhul Quran Al Imam Ashim, Makassar. Pihak pesantren menutupi kasus tersebut lantaran ayah pelaku seorang polisi. Korban meninggal dunia pada tanggal 20 Februari 2024 setelah dianiaya,” tulis akun tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Makasar, Kompol Devi Sujana kepada wartawan menegaskan proses hukum terhadap kasus ini telah berjalan. Saat ini berkas perkaranya telah dilimpahkan ke pengadilan untuk menunggu jadwal persidangan.

Informasi yang dihimpun Bacaini.id, peristiwa penganiayaan ini diduga dipicu hal sepele. Korban saat itu hendak bercanda dengan pelaku. Namun di luar dugaan, pelaku yang merupakan anak polisi tersinggung dan langsung melakukan penganiayaan di bagian kepala dan leher.

Penganiayaan secara brutal itu membuat korban tewas bersimbah darah.

Penganiayaan santri

Kasus penganiayaan santri yang terjadi di dalam pondok pesantren seperti puncak gunung es. Jumlah kasus yang terungkap jauh lebih sedikit dibanding fakta di lapangan.

Kejadian serupa baru saja terjadi di Pondok Pesantren PPTQ Al Hanifiyyah di Mojo, Kabupaten Kediri. Seorang santri berusia 15 tahun tewas setelah dianiaya seniornya selama tiga hari berturut-turut. Pihak pondok sempat menutupi penyebab kematian korban dan berdalih korban meninggal akibat terpeleset di kamar mandi.

Selain ancaman kekerasan, santriwati yang mondok juga tak luput dari tindak pelecehan seksual. Terbaru, seorang kyai dan anaknya yang merupakan pengasuh pondok pesantren di Trenggalek kompak mencabuli belasan muridnya.

Aksi bejat bapak anak yang masing-masing berusia 72 tahun dan 37 tahun ini terungkap setelah keluarga korban melapor ke polisi. Dari laporan itu polisi menemukan jumlah santriwati yang dilecehkan mencapai belasan anak.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kekerasanmakasarpondok pesantrensantri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Mahasiswa Cipayung Plus Blitar Raya menggelar aksi demonstrasi di depan DPRD Kabupaten Blitar dengan membakar ban bekas dan menyampaikan 11 tuntutan kepada pemerintah, Kamis 25 Juni 2026

11 Tuntutan Demo Cipayung Plus di Blitar yang Nyaris Robohkan Pagar DPRD

Tipu Rp10 Milyar, YS Istri Polisi Kediri Gemar Pamer Kemewahan

Korban arisan bodong meminta tanggungjawab di rumah YM. Foto: istimewa

Modus Arisan Fiktif, Istri Anggota Polres Kediri Gondol Rp10 Milyar

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In