• Login
Bacaini.id
Sunday, June 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kunjungi Kantor Baru Disparbud, Mas Dhito Beri Masukan Operasional Museum

ditulis oleh Redaksi
8 April 2026 16:28
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.ID, KEDIRI – Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri yang sebelumnya berlokasi di Kota Kediri kini menempati komplek museum Sri Aji Jayabaya di Jalan Totok Kerot Desa Menang Kecamatan Pagu.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan, sebagai dinas yang mengelola dan kini berkantor dalam satu tempat, Disparbud diharapkan untuk dapat mengawasi jalannya museum.

“Nanti secara berkala saya akan cek museum ini seperti apa kekurangan dan sebagainya,” kata Mas Dhito saat mengunjungi kantor Disparbud di komplek museum Sri Aji Jayabaya, Rabu (8/4/2026).

Dalam kunjungannya di Kantor Disparbud tersebut, Mas Dhito menyempatkan menguji edukator museum dalam menjalankan tugasnya sebagai penutur koleksi artefak kepada pengunjung.

Keberadaan edukator ini dinilai dapat menjembatani pengunjung untuk memahami koleksi museum sehingga mereka selain mendapatkan pengalaman sekaligus pengetahuan baru mengenai sejarah Kediri.

“Petugas yang menceritakan itu (edukator) diharapkan bisa lebih interaktif lagi, supaya orang datang ke museum itu tidak kapok dan itu menjadikan sebuah hal yang menyenangkan datang ke museum,” pinta Mas Dhito.

Selain itu, Mas Dhito juga menyarankan kepada Disparbud supaya artefak-artefak koleksi museum yang asli diletakkan dalam lemari kaca. Hal itu untuk melindungi benda bersejarah dari kerusakan fisik, semisal karena sentuhan pengunjung maupun faktor lain.

Begitu pula dengan deskripsi mengenai artefak yang ukuran tulisan (font) masih sangat kecil diharapkan untuk lebih diperbesar sehingga lebih jelas ketika dibaca pengunjung.

“Hal seperti ini mungkin sepele tapi manfaatnya besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pembukaan Munas Konbes Alim Ulama NU di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri

Munas Konbes NU di Ploso Kediri Siapkan Muktamar NU ke-35 yang Sejuk dan Gembira

Ilustrasi ASN. Foto: istimewa

Ramai Hoaks CPNS 2026, Belum Ada Lowongan Resmi

Gus Kautsyar. Foto: istimewa

Masyayikh NU Minta Larangan Rangkap Jabatan Politik Tidak Dihapus

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In