• Login
Bacaini.id
Sunday, April 19, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kunjungi Anak Diduga Korban Kekerasan, Mbak Wali Pastikan Perlindungan dan Pemulihannya

ditulis oleh Redaksi
17 April 2026 18:01
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.ID, KEDIRI – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memastikan anak diduga korban kekerasan mendapatkan perlindungan maksimal untuk masa depannya. Hal ini disampaikan saat Wali Kota mengunjunginya, Kamis (16/04/2026). Dua anak dimaksud dibawa ke Yayasan Sahhala yang terletak di Kelurahan Mojoroto.

Kunjungan Wali Kota Kediri ini untuk memberikan dukungan moril kepada dua anak tersebut dan memastikan penanganan berjalan optimal. Mbak Wali memberikan perhatian khusus dengan menyerahkan hadiah berupa boneka dan mainan sebagai bentuk penyemangat. Lalu Mbak Wali juga berdialog dengan keluarga serta pihak terkait guna memastikan anak-anak ini memperoleh pendampingan yang dibutuhkan.

“Kami Pemerintah Kota Kediri sangat prihatin atas kejadian ini. Kasus ini termasuk serius. Anak-anak ini harusnya dijaga tetapi malah ada peristiwa seperti ini,” ujarnya.

Mbak Wali menjelaskan, Pemerintah Kota Kediri melakukan beberapa upaya sebagai langkah penanganan. Pertama, melakukan pendampingan kepada dua anak tersebut. Kedua, melakukan pemulihan terhadap kondisi yang dialaminya. Psikolog akan mendampingi dua anak ini untuk memantau dan memulihkan kondisi psikisnya. Dinas Kesehatan setiap hari akan turun untuk memantau kondisi kesehatannya. “Kita ketahui bersama ternyata adik-adik ini juga ada bekas luka di beberapa bagian tubuhnya. Dinas Kesehatan akan memberikan obat-obatan untuk pemulihan lukanya. Sementara psikolog akan membantu memulihkan psikisnya,” jelasnya.

Wali kota termuda ini mengungkapkan jajaran OPD terkait telah berkoordinasi untuk anak diduga korban kekerasan ini tinggal di Yayasan Sahhala, apabila tinggal di rumahnya sendiri tidak memungkinkan. “Tadi saya lihat adik-adik ini mulai mau bicara dan bermain dengan teman-teman lain. Harapannya adik-adik tidak kesepian,” ungkapnya.

Selama ini dua anak tersebut tidak memiliki dokumen kependudukan. Mbak Wali menambahkan bahwa dokumen kependudukannya akan segera diproses. Pemantauan juga akan terus dilakukan terhadap kondisinya. “Kami juga akan terus berkoordinasi dengan pihak keluarga terdekat. Alhamdulillah kakak kandungnya masih ada jadi kami akan terus koordinasi,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Sahhala, Ulya, memaparkan untuk pemulihan trauma anak-anak ini banyak sekali aktivitas yang dilakukan. Di sini anak-anak bisa bermain, lalu juga ada taman baca, pagi diikutkan sekolah, ada kegiatan mendongeng dan berkebun. Kepengasuhan di sini layaknya keluarga, apa yang dimakan oleh pengasuh juga dimakan oleh anak-anak. “Di sini tempat healing untuk anak-anak. Kalau di sini anak-anak ini merdeka bermain, merdeka berkreasi dan bereskpresi. Merdeka ini bukan berarti bebas karena tetap ada aturannya. Kami bawa ke sini karena kasihan apabila anak-anak ini berada di kondisi awal mereka,” paparnya.

Turut mendampingi, Pj Sekda Endang Kartika Sari, Kepala Dinas Sosial Imam Muttakin, Kepala DP3AP2KB Muhammad Fajri, Perwakilan Dinas Kesehatan, Camat Kota, Camat Mojoroto, Lurah Ngronggo, Lurah Mojoroto, dan pihak terkait lainnya.

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Mas Ipin di TGX Women Summit: Semangat Kartini Bukan Hanya Milik Perempuan, Tapi Semua yang Mau Berubah

Luncurkan “Bising dan Hening”, Novita Hardini Dorong Perempuan Bangkit Lewat Karya

TGX Women Summit 2026: Novita Hardini Ajak Perempuan Nyalakan Api Perjuangan dan Dorong Talenta Kreatif Trenggalek

  • Petani di Ponorogo mengelola lahan pertanian sebagai bagian dari upaya swasembada pangan nasional

    Ponorogo dan Panggilan Sejarah: Dari Daerah Agraris Menuju Penyangga Kedaulatan Pangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj. Sekda Kota Kediri Segera Diganti, Ditunjuk dari Pemkot Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In