• Login
Bacaini.id
Tuesday, March 10, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kopi Pangku, Fakta Atau Mitos?

ditulis oleh
28 August 2020 12:57
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi kedai kopi. foto: unsplash

Ilustrasi kedai kopi. foto: unsplash

GRESIK – Bagi sebagian masyarakat Jawa Timur, istilah ‘kopi pangku’ bukan hal asing.  Kopi pangku dimaknai sebagai praktik prostitusi yang beroperasi di warung kopi. Sasarannya para pengunjung warung yang mayoritas laki-laki.

Gresik adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur yang disebut memiliki banyak warung kopi pangku. Jumlah warung kopi di sana memang luar biasa. Bahkan tiap sudut kota selalu ditemukan warung kopi dengan berbagai bentuk.

Namun apakah semuanya memberikan jasa esek-esek?

Sebut saja Fulan, salah satu pemilik warung kopi di Gresik dengan tegas membantah tudingan itu. Menurut dia, tak semua warung kopi di kotanya melayani bisnis esek-esek. “Paling hanya satu dua saja, itupun di luar pengelolaan warung,” katanya kepada Bacaini, Jumat 28 Agustus 2020.

Namun Fulan tak membantah jika banyak warung kopi yang merekrut jasa perempuan muda sebagai tenaga kerja. Termasuk warung miliknya. Perempuan muda dan berparas cantik menjadi incaran pemilik warung. Bukan untuk melayani kebutuhan biologis konsumen, tetapi menemani karaoke.

Demi menarik dan membuat betah pelanggannya, Fulan menyediakan fasilitas karaoke di warungnya. Gadis-gadis itulah yang menjadi pemandu lagu atau operator alat yang juga menemani pelanggan menyanyi. Fulan merekrut mereka dari mulut ke mulut sesama pemilik warung, atau para pencari kerja sendiri. Rata-rata mereka bukan warga Gresik, melainkan pendatang seperti Banyuwangi dan Tuban.

Keberadaan gadis-gadis cantik ini, menurut Fulan, sangat berpengaruh terhadap tingkat kunjungan konsumen. Padahal mereka hanya menyanyi dan ngobrol dengan pelanggan tanpa melakukan perbuatan asusila. “Paling banter ngobrol mesum dan menggoda saja,” kata Fulan menggambarkan perilaku konsumennya yang rata-rata anak muda.

Namun siapa sangka, jasa menyanyi inilah yang sebenarnya mendulang pemasukan besar bagi pemilik warung. Jika harga kopinya hanya Rp 5.000 per cangkir, seorang pelanggan bisa merogoh kocek hingga Rp 50.000 sebagai tip menemani menyanyi. Selain itu, makin lama mereka berada di warung, makin besar peluang menjajakan makanan atau minuman di warung itu.

Fulan juga tak menyediakan kamar-kamar khusus untuk melayani bisnis esek-esek. Warungnya hanya dilengkapi bangku kayu dan televisi serta sound sistem untuk karaoke. Ruang menyanyi biasanya ditempatkan di bagian belakang warung, dan masih terlihat jelas dari depan.

Soal transaksi esek-esek yang kerap dituduhkan kepada mereka, Fulan mengaku tidak tahu. “Memang ada pelanggan yang memiliki hubungan khusus dengan karyawan, kayak pacaran. Soal mereka berbuat apa di luar saya kan tidak tahu,” katanya.

Istilah warung pangku memang sudah melekat dengan kegiatan seksual. Kopinya diminum, penjualnya dipangku.

“Tapi tidak ada penjual yang dipangku di sini. Kalau pangku-pangkuan, bagaimana melayani pembeli,” kata Fulan tertawa. (HTW)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: gresikkopi pangkuprostitusiwarung mesum
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

pasangan berpegangan tangan yang menunjukkan manfaat sentuhan fisik bagi kesehatan mental

Menyentuh Pasangan Bisa Menyehatkan? Ini Kata Sains

Wujudkan Gerakan ASRI, Pemkab Jember Tertibkan Spanduk hingga Lapak Secara Persuasif

Gus Fawait Dorong Insentif RT-RW Cair Tiap Bulan

  • Perbaikan jalan rusak di Kabupaten Trenggalek menjelang Lebaran Idul Fitri 2026

    Jalan Rusak di Trenggalek Mulai Diperbaiki Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, Pemkab Siapkan Rp95 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Review Xiaomi 17 & Xiaomi 17 Ultra, Flagship Bertenaga dengan Kamera Leica

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In