• Login
Bacaini.id
Saturday, May 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kisah Haru Buruh Ngarit di Kemuningsari Lor Panti Dapat Bantuan RTLH dari Gus Fawait

ditulis oleh Redaksi
16 April 2026 05:41
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.ID, JEMBER – Guratan lelah di wajah Ibu Salami, seorang warga Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti, seketika luruh digantikan senyum sumringah. Bagaimana tidak, rumah yang selama puluhan tahun ia tinggali kini tak lagi sama.

Program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) telah mengubah hidupnya dari bayang-bayang kebocoran saat hujan menjadi hunian yang layak dan bermartabat. Sambil sesekali mengusap dinding rumah barunya yang kini kokoh dan bercat bersih, Salami mengenang masa-masa sulit saat ia harus bertahan di gubuk lamanya.

Tak sendirian, tercatat ada sebanyak enam penerima bantuan RTLH di daerahnya.”Alhamdulillah, dulu rumahnya terbuat dari kalsiboard saja, bawahnya tanah. Kalau hujan, ya pasti bocor,” kenangnya dengan suara yang masih menyimpan haru, Rabu (15/4/2026).

Ibu Salami merupakan sosok pekerja keras. Di usianya yang tak lagi muda dan statusnya yang telah lama menjanda, ia menyambung hidup dengan menjadi pencari rumput atau ngarit. Pekerjaan ini dia lakoni setiap hari untuk memberi makan ternak titipan orang lain dengan sistem bagi hasil atau gaduh.Kehidupan yang serba terbatas membuat impian memiliki rumah tembok seolah mustahil baginya.

Namun, angin segar berhembus saat pendataan program bantuan rumah mulai masuk ke desanya melalui perangkat desa setempat.”Terima kasih banyak sudah dikasih rumah seperti ini. Alhamdulillah, Pak Bupati yang sekarang membuatkan rumah di sini jadi bagus begini,” ungkap Salami dengan tulus.

Meski kini telah memiliki dinding tembok dan lantai yang nyaman, rumah tersebut tetap menjadi saksi kesederhanaan Salami. Di dalamnya, hanya ada kasur tempatnya beristirahat setelah seharian berada di ladang. Fasilitas penunjang lain pun masih menyatu dengan kerabat terdekat.

Kisah Ibu Salami adalah potret kecil dari harapan yang menjadi nyata. Di balik tembok rumah yang baru berdiri itu, tersimpan doa dan rasa syukur yang tak terhingga dari seorang warga kecil yang kini bisa tidur dengan tenang, tanpa perlu lagi khawatir air hujan masuk membasahi tempat tidurnya.(meg/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Musik menjadi cara paling populer untuk meredakan stres menurut studi terbaru di Amerika Serikat (foto/ist)

Musik Linkin Park hingga Taylor Swift Jadi Pereda Stres, Ini Hasil Studinya

Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

Tradisi Sinongkelan di Desa Prambon Trenggalek dengan pertunjukan Grebeg Sinokel

Tradisi Sinongkelan Trenggalek, Jejak Pelarian Susuhunan Paku Buwono II di Bedah Kartasura

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In