• Login
Bacaini.id
Friday, May 8, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ketika Komunitas Petani Blitar Bicara Ketahanan Pangan

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
22 August 2025 23:00
Durasi baca: 3 menit
petani Blitar sarasehan ketahanan pangan

Komunitas petani Blitar bersama akademisi Unesa menggelar sarasehan ketahanan pangan (foto/Bacaini)

Bacaini.ID, BLITAR – Pendopo Rumah Badut Kreatif di Kota Blitar Jawa Timur, ramai. Berbagai pelaku komunitas pertanian di Kabupaten Blitar berkumpul.

Ada peramu pupuk organik independen. Petani padi dan palawija. Pengusaha UMKM kopi. Kemudian pegiat pariwisata desa, dan lain sebagainya.

Mereka ngudarasa di acara sarasehan yang diampu Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Ngudi Makmur.

Di depan para akademisi kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Mereka berbagi pengalaman dengan ketahanan pangan sebagai tajuk utamanya.

“Ketahanan pangan itu semoga bukan tahan gak mangan (tahan tidak makan) ya,” kelakar Dendik Mulyanto, salah satu narasumber dari Kediri membuka percakapan.

Masa depan pertanian

Seorang pelaku UMKM kopi asal Nglegok Kabupaten Blitar bertestimoni. Ia cerita sanggup meracik kopi dengan cita rasa mewah.

Cukup memakai biji kopi robusta biasa. Kopi rakyat. Bukan kelas premium. Namun hasilnya kopi rasa sultan. Kelakarnya, murahan tapi rasa sultan.

Namun kendati demikian, bisnis kopi UMKM ini masih butuh kolaborasi dengan banyak pihak. Perlu networking yang saling support. Juga pendampingan.

Sebab kopi diketahui bukan hanya soal pertanian, produk dan pemasaran. Tapi juga menyangkut penyerapan tenaga kerja.

Lain lagi yang diungkapkan peramu pupuk organik asal Desa Papungan Kecamatan Kanigoro. Namanya Doni. Keuletannya tidak diragukan.

Pelatihan pupuk organik dari satu komunitas (petani) ke komunitas lain sudah tidak terhitung banyaknya.

Ajakannya kepada para petani untuk lepas dari hegemoni pupuk kimia, tak berhenti. Celetukan di forum, Doni kategori wahabi pertanian.

Spirit yang dijunjung tinggi: beragraris tanpa merusak lingkungan. Berkedaulatan pangan tanpa menghancurkan lahan.

Direktur P4S Andi Yuwono mengatakan, pemberdayaan instruktur pertanian jadi isu penting bagi petani, khususnya di Kabupaten Blitar.

Karenanya diperlukan diskusi, pertemuan, sharing pengalaman, dan kolaborasi dalam bentuk sarasehan dan semacamnya secara intens.

“Ini dalam rangka penguatan ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Blitar,” kata Andi Yuwono atau biasa disapa Katib.

Andi Yuwono juga dikenal sebagai pegiat desa wisata. Saat ini aktif sebagai Ketua Umum Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi).

P4S bagi komunitas petani di Blitar Raya, kata Andi ibarat rumah bersama. Juga sekaligus jembatan antar komunitas. Kata dia di dalamnya lengkap.

“Ada pemikir yang lahir dari rahim akademisi. Ada petani otodidak. Bagaimana kita punya tujuan sama. Petani makmur dan sejahtera,” ungkapnya.

Menurut Andi Katib, berbicara pertanian dan petani bukan sebatas persoalan mengolah tanah: Membajak dan mencangkul.

Tapi ada nilai, tradisi, budaya dan bahkan peradaban yang itu butuh disinergikan dengan banyak pihak. Kehadiran akademisi Unesa diharapkan bisa jadi spirit baru.

Pada sisi lain bisnis pertanian merupakan bisnis yang menguntungkan secara ekonomi. Namun ironisnya, kata Andi tidak banyak kaum muda yang berminat.

“Bahkan sarjana pertanian memilih bekerja di perbankan,” terangnya.

Rendra Lebdoyono, akademisi dari Fakultas Ketahanan Pangan Unesa mengatakan kehadiran Unesa diharapkan bisa membawa manfaat bagi petani, khususnya di Blitar Raya.

Kolaborasi yang dibangun antara Unesa dan P4S diharapkan bisa mengurai masalah yang ditemukan di lapangan.

“Ini bagian dari Tridarma. Pengajaran, pengabdian dan pemberdayaan. Diharapkan bisa membawa dampak langsung ke masyarakat,” terangnya.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Berita Blitarblitarketahanan pangankomunitas petani blitarpetani Blitarsarasehan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Warga berebut kepala kerbau saat tradisi Nyadran Dam Bagong di Trenggalek

Tradisi Nyadran Dam Bagong Trenggalek, Warga Berebut Kepala Kerbau

Ilustrasi calon jemaah haji Indonesia mengenakan pakaian ihram dan seragam haji saat bersiap berangkat menuju Tanah Suci di bandara

60 Calon Jemaah Haji Ilegal Tertahan di Bandara, Gus Irfan: Tidak Ada Haji Tanpa Antre

Audiensi ALMAS PUMA dengan Pemkab Trenggalek terkait Camat Pule

Camat Pule Trenggalek Dipaksa WFH, Pemkab Tunggu Rekomendasi Mutasi dari BKN

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In