Bacaini.ID, KEDIRI – Ada adegan yang semakin sering muncul di media sosial Kediri belakangan ini. Seorang politisi berada di atas becak. Tangannya memegang kemudi. Kakinya mengayuh. Ada penumpang di belakang. Kamera mengikuti dari jarak yang tidak terlalu jauh.
Videonya tidak panjang. Tetapi cukup panjang untuk membuat orang bertanya-tanya.
Setelah sebelumnya Edy Herwianto muncul dalam video sedang menarik becak, kini giliran Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Kediri Reza Darmawan melakukan adegan serupa.
Pertanyaannya sederhana, mengapa becak?
Bukankah masih ada banyak pekerjaan rakyat lain yang bisa dilakukan seorang politisi? Bisa berjualan di pasar, membantu petani, membersihkan selokan, mengangkut barang pedagang, ikut mencangkul, atau sekadar duduk di warung bersama warga.
baca ini: Edy Herwianto Narik Becak, Kenapa Netizen Ikut Narik ke Politik
Mungkin karena becak punya satu kelebihan yang tidak dimiliki banyak profesi lain, yakni sangat mudah bercerita hanya melalui gambar.
Seorang politisi yang menarik becak tidak perlu mengatakan, “Saya dekat dengan rakyat.” Gambar itu sudah mengatakannya.
Becak memang bukan sekadar alat transportasi. Becak punya hubungan panjang dengan kehidupan kelas pekerja di kota-kota Indonesia. Tukang becak bekerja dengan tenaga tubuh, membawa penumpang dari satu tempat ke tempat lain, dan menggantungkan penghasilan pada berapa orang yang mau naik hari itu.
Karena itu, ketika seorang politisi duduk di posisi pengemudi becak, muncul kontras yang kuat. Biasanya kita mengenal politisi lewat jas, kemeja partai, podium, ruang rapat atau panggung kampanye. Tiba-tiba ia menjadi tukang becak.
Orang yang biasa bicara tentang rakyat terlihat sedang menjadi rakyat. Di situlah kekuatan gambarnya.
Edy Herwianto sendiri ketika dikonfirmasi Bacaini.ID mengatakan ingin merasakan bagaimana menjadi tukang becak. Ia mengaku pekerjaan tersebut ternyata berat dan membuatnya berpikir bahwa pemerintah perlu hadir memberikan solusi bagi tukang becak, terutama ketika kebutuhan pokok semakin mahal.
Jawaban itu masuk akal. Tetapi justru karena masuk akal, pertanyaan berikutnya menjadi lebih menarik. Mengapa pengalaman itu harus direkam?
baca halaman selanjutnya……….




