• Login
Bacaini.id
Sunday, May 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kenali Gejala Stunting, Periksakan Anak ke RSUD SLG

ditulis oleh
20 December 2021 16:23
Durasi baca: 2 menit
dr. Bayu Prabowo, Sp.A.. Foto:Ist

dr. Bayu Prabowo, Sp.A.. Foto:Ist

Bacaini.id, KEDIRI – Stunting merupakan salah satu kondisi kesehatan yang menjadi perhatian pemerintah. Kondisi ini menimbulkan akibat jangka pendek dan jangka panjang yang bisa mempengaruhi kualitas SDM sejak dini.

Menurut dokter spesialis anak RSUD Simpang Lima Gumul (SLG), dr. Bayu Prabowo, Sp.A., stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak akibat kurang nutrisi dan sub optimal kesehatan. “Singkatnya stunting itu kondisi anak yang pendek atau kerdil jika dibandingkan dengan anak seusianya. Tapi perlu digarisbawahi perawakan pendek itu ada kriterianya,” kata dr. Bayu.

Kriteria pendek dalam stunting diantaranya:

1. Tinggi badan di bawah presentil 3 atau menunjukkan angka -2 standar deviasi (SD)
2. Pertumbuhan lambat
3. Kecepatan pertumbuhan saat usia 3-12 tahun di bawah 4 cm per-tahun.
4. Perkiraan tinggi dewasa di bawah Tinggi Potensi Genetik (TPG)
5. Kecepatan pertumbuhan melambat setelah usia 3 tahun.

Stunting merupakan akibat dari kurangnya gizi pada anak pada seribu hari pertama kehidupan, sejak di dalam kandungan sampai usia dua tahun. “Kondisi ini tidak bisa diperbaiki, tetapi ada cara yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan, terlebih mulai dari orang tua atau keluarga baru,” ujar dr. Bayu.

Berikut upaya pencegahan stunting menurut dr. Bayu:

1. Ketika merencanakan kehamilan harus dipersiapkan semuanya, terkait biaya finansial juga tercukupinya gizi
2. Melakukan imunisasi sebelum hamil
3. Mencukupi kebutuhan gizi pada ibu hamil
4. Ketika lahir, bayi diberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama
5. Memberikan makanan pendamping ASI yang tepat pada usia 6 bulan-2 tahun
6. Pola asuh yang tepat
7. Lingkungan yang bersih
8. Pemberian imunisasi lengkap pada anak.

Dikatakan dr. Bayu, biasanya stunting pada anak lebih rentan karena tingkat ekonomi dan pengetahuan serta kesadaran masyarakat yang masih kurang. Sehingga menyebabkan kekurangan gizi baik pada ibu hamil dan juga bayi yang dilahirkan.

Hal tersebut perlu diperhatikan karena bisa memberikan dampak jangka pendek, mulai dari terganggunya perkembangan otak dan kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik dan metabolisme dalam tubuh.

Sedangkan dampak jangka panjang diantaranya meningkatkan resiko kesakitan dan kematian, perkembangan otak suboptimal sehingga perkembangan motorik dan mental terganggu.

Dengan begitu secara otomatis bisa menghambat prestasi akademik. Selain itu dampak stunting juga meningkatkan resiko obesitas dan rentan terhadap penyakit yang tidak menular.

“Untuk itu perlu disosialisasikan secara berkala bisa melalui posyandu. Karena posyandu adalah lini terdepan untuk kesehatan balita dengan pemantauan melalui buku KIA, tentu saja orang tua juga harus lebih perhatian,” terangnya. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Musik menjadi cara paling populer untuk meredakan stres menurut studi terbaru di Amerika Serikat (foto/ist)

Musik Linkin Park hingga Taylor Swift Jadi Pereda Stres, Ini Hasil Studinya

Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

Tradisi Sinongkelan di Desa Prambon Trenggalek dengan pertunjukan Grebeg Sinokel

Tradisi Sinongkelan Trenggalek, Jejak Pelarian Susuhunan Paku Buwono II di Bedah Kartasura

  • Ilustrasi pendidikan di zaman kolonial. Foto: istimewa

    Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In