• Login
Bacaini.id
Sunday, May 31, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kenaikan Kasus HIV di Kabupaten Blitar Sudah Gawat

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
3 July 2025 20:11
Durasi baca: 2 menit
Kenaikan Kasus HIV di Kabupaten Blitar Sudah Gawat. (foto ilustrasi HIV/AIDS/ist).

Kenaikan Kasus HIV di Kabupaten Blitar Sudah Gawat. (foto ilustrasi HIV/AIDS/ist).

Bacaini.ID, BLITAR – Angka kasus HIV/AIDS di Kabupaten Blitar Jawa Timur pada tahun 2025 (Januari-Juni) bertambah 96 kasus.

Penambahan angka kasus baru HIV/AIDS ini sebagian besar disumbang dari kelompok pasangan sejenis laki-laki (gay).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr Christine Indrawati mengaku sempat kaget dan prihatin melihat peningkatan kasus.

“Prihatin dan kaget melihat angka yang meningkat,” ujarnya dalam wawancara di sebuah stasiun radio Kamis (3/7/2025).

Pasangan sejenis (gay) diketahui menjadi salah satu kelompok sosial berisiko tinggi dalam penyebaran kasus HIV/AIDS.

Perilaku seks menyimpang ditengarai sebagai faktor penyebab. Kelompok risiko tinggi lain adalah pekerja seks komersial.

Kendati demikian untuk kasus di Kabupaten Blitar, kata Christine pihaknya tidak bisa memastikan seks menyimpang 100 persen jadi penyebab.

“Tidak bisa bilang 100 persen dari seksual. Kemungkinan terbesar karena seksual,” terangnya.

Kesadaran Rendah

Kerjasama dengan stakeholder lain, seperti LSM/NGO , menurut Christine sangat membantu pengungkapan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Blitar.

Sebab sebagian besar dari kelompok risiko tinggi memiliki kesadaran rendah. Belum ada kesadaran memeriksakan diri.

Kemudian denial (menolak) ketika teridentifikasi terinfeksi HIV/AIDS. Kehadiran LSM dengan pendekatan persuasif diakui Christine sangat membantu.

Aktivis LSM lebih bisa diterima kelompok risiko tinggi. Sehingga bisa terungkap angka baru 96 kasus pada tahun 2025.

“Dengan pendekatan persuasif mereka yang berisiko tinggi bisa sukarela memeriksakan diri. Sebab kesadaran mereka masih rendah,” ungkap Christine.

Langkah yang dilakukan dinkes selanjutnya adalah memberi pendampingan edukatif dengan pola pendekatan psikologis.

Bagaimana para penderita menyadari harus minum obat seumur hidup. Kemudian meninggalkan perilaku seks menyimpang.

Termasuk tidak lagi berganti-ganti pasangan karena akan menulari orang lain.

Kasus baru HIV/AIDS di Kabupaten Blitar diketahui pada rentang usia 25-49 tahun. Posisi tertinggi ditempati kelompok usia 25-29 tahun.

Secara akumulatif, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Blitar pada tahun 2024 sebanyak 190 kasus. Pada tahun 2023 sebanyak 199 kasus dan tahun 2022 sebanyak 140 kasus.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: blitargawatkabupaten blitarkasus HIV
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Elang Jawa di habitat hutan alami Pulau Jawa yang menjadi inspirasi lambang Garuda Pancasila

Hari Lahir Pancasila 2026: Elang Jawa, Inspirasi Garuda Pancasila yang Terancam Punah

Petis khas Jawa Timur dalam wadah tradisional yang menjadi bumbu legendaris sejak era Majapahit

Sejarah Petis Jawa Timur, Bumbu Warisan Majapahit Sejak Abad ke-10

Pengembangan fasilitas Stasiun Madiun oleh KAI Daop 7 Madiun dengan pembangunan peron tinggi dan perluasan area parkir

KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Stasiun Madiun, Parkir Diperluas hingga Bangun Peron Tinggi

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Stasiun Madiun, Parkir Diperluas hingga Bangun Peron Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In