• Login
Bacaini.id
Monday, June 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kelenteng Hok Kyoe Kyong Nganjuk Bersolek Jelang Imlek

ditulis oleh Editor
27 January 2022 19:33
Durasi baca: 2 menit
Salah satu patung yang dibersihkan jelang Tahun Baru Imlek. Foto: Bacaini/Asep Bahar

Salah satu patung yang dibersihkan jelang Tahun Baru Imlek. Foto: Bacaini/Asep Bahar

Bacaini.id, NGANJUK – Menjelang Tahun Baru Imlek 2573, Selasa 1 Februari 2022 mendatang, kesibukan mulai terlihat di Kelenteng Hok Yoe Kiong, di Desa/Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Para pengurus membersihkan seluruh area kelenteng dan memandikan 34 patung Dewa-Dewi.

Seksi Kerohanian Klenteng Hok Yoe Kiong, Sebastian Wuisan mengatakan, kelenteng yang menjadi tempat peribadatan umat Tridharma ini sehari sebelumnya juga telah melakukan sembahyang Sun Sen, untuk mengantar para Dewa-Dewi kembali ke nirwana.

“Dengan upacara sembahyang itu kita sekaligus minta izin bahwa besoknya kita akan membersihkan seluruh kelenteng,” ujar Sebastian saat ditemui Bacaini.id, Kamis 27 Januari 2022.

Setelah prosesi sembahyang Sun Sen, patung Dewa-Dewi diambil dari altar untuk dimandikan menggunakan air kembang. Hal ini dilakukan sebagai tradisi penghormatan kepada para Dewa-Dewi.

“Air kembang itu ada satu keyakinan bisa membawa energi positif dan melepaskan energi negatif. Selain itu juga agar bau wangi semerbak bunga,” terangnya.

Membersihkan kelenteng dan memandikan patung ini sekaligus sebagai wujud syukur karena telah malalui tahun sebelumnya dan menyambut tahun baru Imlek. Sehingga di tahun yang baru, diharapkan dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.

“Dengan bersih-bersih kelenteng dan memandikan patung, kita jadi lebih optimis menyambut tahun yang baru,” imbuhnya.

Sebastian Wuisan menyebut Shio tahun baru Imlek 2573 adalah Macan Air yang melambangkan ketegasan, kekuatan, dan kegesitan.

“Adanya makna air, maka akan lebih fleksibel. Jadi tahun ini kita harus kerja keras, lebih kreatif dan inovatif, agar bisa bersaing. Rejeki tahun ini akan lebih baiklah,” harapnya.

Kali ini pengurus kelenteng akan mengambil kebijakan sesuai dengan peraturan Pemerintah Kabupaten Nganjuk terkait protokol kesehatan dan pembatasan bagi umat yang melakukan sembahyang, mengingat masih di tengah masa pandemi.

“Karena ini pengalaman bertahun-tahun jadi umat sudah mengerti. Kita hanya konfirmasi kepada pengurus kelenteng untuk datang malam Imlek, biasanya kita sembahyang jam 12 malam,” pungkasnya.

Penulis: Asep Bahar
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: nganjukTahun baru Imlek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pernyataan pers bersama Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian kunjungan kenegaraan di Istana Élysée, pada Kamis, 28 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Presiden Prabowo Sebut Hubungan Indonesia-Prancis Fase Terbaik

Ratusan pohon pepaya milik petani Perhutanan Sosial di Desa Jingglong Blitar dirusak orang tak dikenal

Perusakan Tanaman Petani Perhutanan Sosial di Blitar, Pelakunya OTK

Mantan Pejabat Senior CIA Diduga Curi 303 Emas Batangan Senilai Rp714 Miliar

  • Pengembangan fasilitas Stasiun Madiun oleh KAI Daop 7 Madiun dengan pembangunan peron tinggi dan perluasan area parkir

    KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Stasiun Madiun, Parkir Diperluas hingga Bangun Peron Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In