• Login
Bacaini.id
Monday, February 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kelenteng Hok Kyoe Kyong Nganjuk Bersolek Jelang Imlek

ditulis oleh Editor
27 January 2022 19:33
Durasi baca: 2 menit
Salah satu patung yang dibersihkan jelang Tahun Baru Imlek. Foto: Bacaini/Asep Bahar

Salah satu patung yang dibersihkan jelang Tahun Baru Imlek. Foto: Bacaini/Asep Bahar

Bacaini.id, NGANJUK – Menjelang Tahun Baru Imlek 2573, Selasa 1 Februari 2022 mendatang, kesibukan mulai terlihat di Kelenteng Hok Yoe Kiong, di Desa/Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Para pengurus membersihkan seluruh area kelenteng dan memandikan 34 patung Dewa-Dewi.

Seksi Kerohanian Klenteng Hok Yoe Kiong, Sebastian Wuisan mengatakan, kelenteng yang menjadi tempat peribadatan umat Tridharma ini sehari sebelumnya juga telah melakukan sembahyang Sun Sen, untuk mengantar para Dewa-Dewi kembali ke nirwana.

“Dengan upacara sembahyang itu kita sekaligus minta izin bahwa besoknya kita akan membersihkan seluruh kelenteng,” ujar Sebastian saat ditemui Bacaini.id, Kamis 27 Januari 2022.

Setelah prosesi sembahyang Sun Sen, patung Dewa-Dewi diambil dari altar untuk dimandikan menggunakan air kembang. Hal ini dilakukan sebagai tradisi penghormatan kepada para Dewa-Dewi.

“Air kembang itu ada satu keyakinan bisa membawa energi positif dan melepaskan energi negatif. Selain itu juga agar bau wangi semerbak bunga,” terangnya.

Membersihkan kelenteng dan memandikan patung ini sekaligus sebagai wujud syukur karena telah malalui tahun sebelumnya dan menyambut tahun baru Imlek. Sehingga di tahun yang baru, diharapkan dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.

“Dengan bersih-bersih kelenteng dan memandikan patung, kita jadi lebih optimis menyambut tahun yang baru,” imbuhnya.

Sebastian Wuisan menyebut Shio tahun baru Imlek 2573 adalah Macan Air yang melambangkan ketegasan, kekuatan, dan kegesitan.

“Adanya makna air, maka akan lebih fleksibel. Jadi tahun ini kita harus kerja keras, lebih kreatif dan inovatif, agar bisa bersaing. Rejeki tahun ini akan lebih baiklah,” harapnya.

Kali ini pengurus kelenteng akan mengambil kebijakan sesuai dengan peraturan Pemerintah Kabupaten Nganjuk terkait protokol kesehatan dan pembatasan bagi umat yang melakukan sembahyang, mengingat masih di tengah masa pandemi.

“Karena ini pengalaman bertahun-tahun jadi umat sudah mengerti. Kita hanya konfirmasi kepada pengurus kelenteng untuk datang malam Imlek, biasanya kita sembahyang jam 12 malam,” pungkasnya.

Penulis: Asep Bahar
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: nganjukTahun baru Imlek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Petugas mengevakuasi korban ke RSUD dr Soedomo Trenggalek

Penemuan Mayat di Dam Cangkring Trenggalek, Wildan Ditemukan Bersama Motor di Dasar Bendungan

Resort overwater villa di Maladewa yang memperbolehkan turis mengonsumsi alkohol

Maladewa 100 Persen Muslim, Tapi Turis Bebas Minum Alkohol? Ini Sistem Uniknya

Ritual sakral Imlek Tuan Yuan Fan di meja bundar keluarga Tionghoa

Ritual Sakral Imlek yang Bikin Haru: Ada Kursi Kosong untuk Leluhur dan Ikan yang Tak Boleh Dihabiskan

  • Ilustrasi gerai Koperasi Desa Merah Putih yang diusulkan menggunakan gedung sekolah dasar

    Pembangunan Koperasi Merah Putih di Trenggalek Diusulkan di Kawasan Hutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Desa ke Korea, 9 Pemuda Trenggalek Belajar Pertahanan dan AI Tanpa Biaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Asal Makan Hasil Laut, Kenali 3 Kepiting Beracun yang Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In