• Login
Bacaini.id
Monday, March 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kecolongan, 48 Sapi di Tulungagung Suspek PMK

ditulis oleh Editor
7 June 2022 21:11
Durasi baca: 2 menit
Petugas Disnakeswan Tulungagung memeriksa kesehatan sapi. Foto: Bacaini/Setiawan

Petugas Disnakeswan Tulungagung memeriksa kesehatan sapi. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Sebanyak 48 hewan ternak sapi di enam kecamatan Tulungagung suspek penyakit mulut dan kuku (PMK). Diduga, hal ini terjadi karena adanya hewan ternak dari luar kota yang masuk ke Tulungagung.

Dari 48 suspek PMK, 21 ekor sapi sudah dinyatakan sembuh, sedangkan 27 sisanya masih dalam proses penyembuhan dengan diberikan vitamin. Sampel air liur sudah diambil dan dikirimkan ke Pusat Veteriner Farma Surabaya.

“Saat ini kami tengah menunggu droping vaksi dari Pembrov Jatim,” kata Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo kepada Bacaini.id, Selasa, 7 Juni 2022.

Maryoto menjelaskan, puluhan hewan ternak yang berstatus suspek tersebar di enam kecamatan di Tulungagung yakni Kecamatan Ngunut, Rejotangan, Ngantru, Gondang, Pagerwojo dan Sendang.

Bupati juga terus mengimbau agar masyarakat bisa saling tukar informasi terkait dengan PMK, untuk melakukan pencegahan dini. Menurutnya, temuan suspek PMK ini diduga karena masuknya hewan ternak dari luar Tulungagung.

“Dugaan kami ada penularan dari luar Tulungagung, karena sebelumnya, Tulungagung masuk zona hijau untuk kasus PMK,” pungkasnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung, Mulyanto menambahkan jika saat ini pihaknya masih menunggu hasil lab yang menunjukkan apakah hewan ternak tersebut memang positif terjangkit PMK.

Disinggung terkait ketersediaan vaksin PMK, Mulyanto mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan tim vaksinasi PMK yang terdiri dari dokter hewan dan petugas medis. Dalam hal ini Disnakeswan juga menggandeng pihak dari setiap desa, Bhabinkamtibmas serta Babinsa untuk penyaluran vaksin PMK.

“Perkiraan jadwal droping vaksin pada pertengahan Juni, namun sampai sekarang masih belum ada informasi lanjutan dari Pemprov,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto mengatakan, dengan adanya temuan kasus suspek PMK, pihaknya akan memperketat penyekatan di perbatasan Tulungagung. Hal ini bertujuan untuk mencegah hewan dari luar daerah masuk ke Tulungagung.

“Personil gabungan juga telah melakukan pengecekan di wilayah perbatasan untuk memastikan hewan ternak yang masuk Tulungagung tidak terindikasi PMK,” kata AKBP Handono.

Menurutnya, lokasi penyekatan saat ini masih fokus dilakukan di jalan protokol. Sedangkan penyekatan di jalan tikus masih belum bisa maksimal.

“Maka dari itu, kami juga meminta kepada Satgas Desa untuk turut serta mengamankan wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: penyakit mulut dan kukuTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Diterjang Hujan Angin, Jiwa Aktivis Gus Fawait Hidupkan Semangat 5.000 Mahasiswa Jember

pasangan pengantin intimate wedding sederhana

Tren Intimate Wedding: Pernikahan Sederhana yang Kini Digemari Gen Z

Gerak Cepat, BPBD Kota Kediri Tuntaskan Penanganan Dampak Cuaca Ekstrem di 18 Titik

  • Muscab PKB Blitar 2026 berlangsung tertutup dengan lima kandidat ketua DPC

    Muscab PKB Blitar Penuh Kejutan, Nasa Barcelona Tantang Gus Tamim di Bursa Ketua DPC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Ucapan Idul Fitri 2026 Paling Lengkap dan Tinggal Copas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Blitar Butuh Nahkoda yang Cakap Ngaji dan Ngopi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In