• Login
Bacaini.id
Thursday, April 16, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Kebotakan Dini Intai Pria Perokok, Ini Solusinya

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
12 April 2025 14:30
Durasi baca: 3 menit
Kebotakan Dini Intai Pria Perokok, Ini Solusinya (foto ilustrasi/freepik)

Kebotakan Dini Intai Pria Perokok, Ini Solusinya (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Pria memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami kebotakan ketimbang perempuan karena sejumlah faktor.

Genetik dan hormon adalah dua faktor di antaranya. Hal itu yang membuat rambut pria lebih gampang rontok dan berujung kebotakan dini.

Dikutip dari Emrah Cinik, kebotakan dini didefinisikan sebagai kerontokan rambut yang signifikan sebelum usia 30-35 tahun.

Menurut sebuah penelitian oleh Hamilton (1951), sekitar 16% pria dengan usia 18-29 tahun sudah mengalami kebotakan sedang hingga signifikan.

Persoalan rambut ini seringkali menyebabkan masalah psikologis bagi pria.

Penyebab kebotakan pria

• Faktor genetik

Genetik berperan besar timbulnya kebotakan dini. Sebuah studi di tahun 2017 menunjukkan bahwa faktor keturunan menyumbang 80% dari predisposisi kebotakan.

Para peneliti mengidentifikasi lebih dari 70 lokus genetik atau lokasi fisik gen pada kromosom yang terlibat dalam fenomena ini.

• Faktor hormon

Hormon pria, khususnya dihidrotestosteron (DHT) merupakan pemain utama dalam miniaturisasi atau penyempitan folikel rambut.

Dalam sebuah penelitian di tahun 2002 oleh Kaufman, menunjukkan bahwa DHT dapat mengurangi ukuran folikel hingga 50%.

Proses miniaturisasi ini merupakan inti dari kebotakan androgenetik.

• Faktor Lingkungan dan Gaya Hidup

Faktor lingkungan dan gaya hidup tertentu, juga dapat mempercepat proses kebotakan. Di antaranya adalah:

– Stres, beberapa penelitian menunjukkan bahwa stres dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut dan mempercepat kerontokan rambut.

– Polusi udara, partikel halus dan polutan lainnya dapat merusak folikel rambut dan mengganggu siklus pertumbuhan normalnya.

– Pola makan tidak seimbang, kekurangan nutrisi yang penting untuk kesehatan rambut, juga dapat mempercepat kebotakan.

– Merokok juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kebotakan dini.

Sebuah penelitian oleh Trüeb (2003) menunjukkan bahwa perokok lebih mungkin mengalami kebotakan dini daripada bukan perokok.

Hal ini dimungkinkan karena efek buruk rokok pada mikrosirkulasi kulit kepala.

– Obat-obatan tertentu, terutama obat yang berhubungan dengan kanker atau hipertensi. Obat-obatan ini dapat memiliki efek samping berupa percepatan kerontokan rambut.

Lawan kebotakan dengan cara natural

Untuk mengurangi kemungkinan mengalami kebotakan dini, hindari faktor penyebab terutama yang datang dari gaya hidup.

Ada banyak metode medis yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebotakan dini.

Namun jika lebih memilih cara natural, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan, dikutip dari Hair Doctors.

• Pertahankan pola makan seimbang yang kaya akan protein, zat besi, dan vitamin A, D, E, dan B.

• Pijat kulit kepala untuk meningkatkan sirkulasi darah.

• Gunakan minyak esensial seperti rosemary, lavender, dan peppermint. Minyak esensial dapat meningkatkan pertumbuhan rambut dan kesehatan kulit kepala. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: botakkebotakan diniperokokrambut rontok
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kegiatan outdoor ramah anak (taman, hutan kota)

Stop Jadi Orang Tua FOMO: Demi Konten, Anak Bisa Jadi Korban

Konferensi internasional “Communication for Prosperity" di kampus UAI Jakarta.

UAI Gelar Konferensi Internasional, Bahas Komunikasi dan Ketahanan Ekonomi Digital

Ilustrasi kekerasan kepada anak. Foto: istimewa

Balita Meninggal Penuh Luka, Polisi Periksa Orang Tua dan Nenek

  • Petani di Ponorogo mengelola lahan pertanian sebagai bagian dari upaya swasembada pangan nasional

    Ponorogo dan Panggilan Sejarah: Dari Daerah Agraris Menuju Penyangga Kedaulatan Pangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wasiat Yai Mim yang Membuat Keluarga di Blitar Tidak Diam, Dimakamkan Sesuai Keinginan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj. Sekda Kota Kediri Segera Diganti, Ditunjuk dari Pemkot Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waktunya Jual Emas! Harga Antam Hari Ini Tembus Rp2,89 Juta per Gram, Rekor Tertinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In