• Login
Bacaini.id
Saturday, May 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

JLS Dikebut Sampai 2029, Pemkab Jember Mulai Soroti Tambak Udang Ilegal di Pesisir Selatan

ditulis oleh Redaksi
25 May 2026 15:28
Durasi baca: 2 menit
Bupati Jember, Muhammad Fawait bersama Forkopimda saat meninjau JLS

Bupati Jember, Muhammad Fawait bersama Forkopimda saat meninjau JLS

Bacaini.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember mulai memetakan ulang potensi ekonomi di kawasan pesisir selatan seiring rencana percepatan pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS). Proyek strategis nasional itu ditargetkan tuntas sepenuhnya pada 2029.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan pembangunan JLS diproyeksikan menjadi pintu penggerak ekonomi baru di wilayah selatan, khususnya kawasan Gumukmas dan sekitarnya yang selama ini dikenal tertinggal dibanding wilayah perkotaan.

“Pengerjaan JLS akan kembali dilanjutkan tahun 2026. Total anggarannya diperkirakan mencapai Rp3 triliun sampai selesai nanti,” ujar Fawait saat meninjau kawasan pantai selatan Jember, Senin (25/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Pemkab Jember menggandeng TNI Angkatan Laut untuk melihat langsung potensi wisata dan ekonomi di sepanjang garis pantai selatan.

Wilayah pesisir selatan Jember sendiri memiliki garis pantai terpanjang kedua di Jawa Timur. Namun selama bertahun-tahun, kawasan ini masih identik dengan angka kemiskinan yang cukup tinggi.

Di tengah rencana besar pembangunan itu, pemerintah justru menemukan persoalan lain di lapangan. Fawait mengaku cukup terkejut melihat banyaknya tambak udang skala besar yang berdiri di sepanjang pesisir.

Masalahnya, sebagian besar tambak tersebut diduga belum mengantongi izin resmi.
“Ini ironis. Kawasan yang selama ini masuk kantong kemiskinan ternyata dipenuhi aktivitas ekonomi besar, tetapi manfaatnya belum benar-benar dirasakan masyarakat sekitar,” katanya.

Temuan itu membuat Pemkab Jember berencana membentuk tim khusus untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas tambak di pesisir selatan. Tim tersebut nantinya melibatkan Satgas Pengentasan Kemiskinan dan unsur penataan ruang.

Penertiban tidak hanya dilakukan di Gumukmas, tetapi juga menyasar kawasan pesisir lain seperti Kencong, Puger hingga wilayah selatan bagian timur Jember.

Pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk menata ulang kawasan pesisir agar lebih terintegrasi dengan arah pembangunan daerah.

Kawasan pantai selatan itu nantinya bakal masuk dalam pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember yang saat ini masih berproses di tingkat kementerian.

Bupati Fawait menegaskan seluruh aktivitas ekonomi di kawasan pesisir ke depan harus memiliki legalitas yang jelas dan memberi dampak langsung bagi masyarakat sekitar.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar pembangunan, tapi bagaimana kawasan selatan ini benar-benar bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus menekan angka kemiskinan,” ujarnya.(meg/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Host live streaming sedang menjual produk dengan gaya komedi

Shoppertainment Meledak di Indonesia, Live Jualan Kocak Jadi Mesin Uang Baru

Ilustrasi internet lemot saat bekerja online

Internet Lemot dan WiFi Putus Nyambung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi pekerja kantoran Indonesia sedang bekerja

Riset Gallup Ungkap Pekerja Indonesia Paling Bangga Jadi ‘Budak Korporat’, Stres Kerja Terendah di Dunia

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In