• Login
Bacaini.id
Monday, September 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Jelang Imlek, Patung di Klenteng Tjoe Hwie Kiong Disucikan

ditulis oleh Editor
26 January 2022 21:50
Durasi baca: 2 menit
Kegiatan pembersihan patung di Klenteng Tjoe Hwei Kiong Kediri. Foto: Bacaini/Novira

Kegiatan pembersihan patung di Klenteng Tjoe Hwei Kiong Kediri. Foto: Bacaini/Novira

Bacaini.id, KEDIRI – Jelang Hari Raya Imlek, puluhan patung Dewa Dewi di Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kota Kediri mulai dimandikan dan disucikan. Dalam ritual ini, patung tertua yang sudah berusia lebih dari 200 tahun juga turut disucikan.


Ketua Yayasan Klenteng Tjoe Hwei Kiong, Prayetno Sutikno mengatakan setiap tahun menjelang Imlek, mulai H-7 atau tanggal 24 bulan 12 Imlek sudah dilakukan ritual. Diawali dengan Ibadah Tongsen yakni Sembahyang mengantarkan para dewa naik ke langit.


“Setelah ibadah kita mulai membersihkan klenteng, mulai dari meja altar, rumah altar dan menyucikan patung. Ada sekitar 70 patung yang ada di 16 altar yang dibersihkan bersama,” kata Prayetno, Rabu, 26 Januari 2022.


Menurut Prayetno, pembersihan klenteng termasuk patung dilakukan oleh 30 orang yang merupakan umat dan pengurus Klenteng Tjoe Hwei Kiong. Satu persatu patung Dewa Dewi dimandikan dan disucikan, termasuk patung Makco Thian Shang Sen Mu.


Patung Makco ini merupakan patung tertua yang ada di Klenteng Tjoe Hwei Kiong yang tercatat sebagai salah satu cagar budaya.
“Makco ini usianya 205 tahun dan merupakan tuan rumah Klenteng Tjoe Hwei Kiong,” terangnya.


Prayetno menambahkan, menurut kepercayaan Tionghoa, pembersihan patung ini merupakan cerminan diri bagi manusia agar tidak lupa membersihkan hati.


Lebih lanjut, mengingat masih dalam masa pandemi, pada Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 1 Februari 2022 mendatang, Klenteng Tjoe Hwei Kiong tidak menggelar perayaan seperti biasanya.


“Tidak ada perayaan, hanya ibadah, sembahyang, ritual yang wajib kita laksanakan. Jumlah umat yang beribadah bersama kita batasi secara bergilir dan tetap kita laksanakan dengan aturan penerapan prokes ketat,” tandasnya.

Penulis: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

KA tambahan KAI melintas Blitar antisipasi erupsi Gunung Anak Krakatau

Erupsi Anak Krakatau, KAI Tambah Kereta dan Kapasitas Penumpang

Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada penerbangan di Bandara Ngurah Rai

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Imigrasi Ngurah Rai Pastikan Layanan Tetap Normal

Ilustrasi masker. Foto: unsplash

Waspada Silikosis, Bahaya Tersembunyi di Balik Abu Erupsi Anak Krakatau

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In