• Login
Bacaini.id
Wednesday, July 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Jauhi Omicron, MTS Jombang Hadirkan Aplikasi Kantin Sehat

ditulis oleh Editor
10 February 2022 17:10
Durasi baca: 3 menit
Siswa MTs Negeri Tambakberas Jombang gunakan aplikasi Kantin Sehat. Foto: Bacaini/Syailendra

Siswa MTs Negeri Tambakberas Jombang gunakan aplikasi Kantin Sehat. Foto: Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – MTs Negeri Tambakberas Jombang memiliki inovasi menghadapi ancaman omicron. Mereka membuat aplikasi Kantin Sehat bagi seluruh siswa.

Kepala MTs Negeri Tambakberas, Moch Sueb mengatakan aplikasi Kantin Sehat yang terpasang di monitor seluruh ruang kelas ini memberikan layanan pesanan secara online bagi seluruh siswa. Aplikasi khusus ini sengaja dibuat untuk memudahkan anak didiknya mendapatkan makanan dan jajanan sehat serta terhindar dari kerumunan.

“Aplikasi ini memudahkan anak anak untuk membeli makanan sekaligus menghindari interaksi dengan pihak asing, terutama saat membeli jajanan pada jam istirahat,” ujar Sueb kepada Bacaini.id, Kamis, 10 Februari 2022.

Sueb menjelaskan sejak masa pandemi, madrasah memutuskan melarang siswanya membeli jajanan dari luar sekolah agar para siswa tidak bersentuhan dengan orang luar. Sebagai gantinya, sekolah menyediakan aplikasi khusus untuk para siswa yang ingin membeli jajanan.

Sarana ini disediakan di depan setiap ruang kelas yang pembayarannya dilakukan menggunakan kartu. Tentunya, kartu yang mirip dengan e-tol tersebut telah diisi sejumlah uang melalui rekening oleh orang tua masing-masing.

“Setiap siswa memiliki rekening yang sudah terkoneksi dengan kartu yang dipegang masing-masing siswa,” jelasnya.

Sedang untuk untuk penyedia makanan dan jajanan, madrasah bekerjasama dengan pihak ketiga yang telah memastikan jajanan tersebut higienis mulai dari proses pembuatannya. Dalam setiap transaksi, sekolah juga menetapkan batasan maksimal Rp 10 ribu dalam setiap harinya.

Selain mengajarkan anak-anak untuk berhemat, juga mengajari mereka untuk mengelola uang saku yang sudah diberikan oleh orang tua. Keberadaan aplikasi ini pun diakui sangat memudahkan bagi siswa.

Salah satunya Seva Mahastra Maulanan yang mengatakan tidak perlu keluar ruang kelas untuk membeli makanan dan jajanan yang diinginkannya.

 “Mudah tinggal pencet, makanan sudah datang sendiri,” kata Seva.

Dalam aplikasi ini, aneka menu disajikan oleh mesin yang sudah disetting. Mulai dari minuman, makanan hingga aneka cemilan kesukaan anak-anak. Aneka menu ini bisa dipesan satu hari sebelumnya sebelum dikirim ke ruang kelas masing masing.

“Harganya juga murah,” imbuhnya.

Sementara itu, KH Wafiul Ahdi, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul yang menaungi MTsN Tambakberas Jombang ini mengapresiasi langkah madrasah dalam melakukan terobosan. Apalagi aplikasi yang dibuat ini juga memudahkan siswa yang memang tidak diperbolehkan memegang handphone.

“Karena siswa tidak boleh membawa HP, maka sarana yang bisa dipergunakan untuk memesan jajanan adalah melalui kartu yang dimiliki oleh setiap siswa,” ucap Gus Wafi panggilan akrabnya.

Melalui aplikasi Kantin Sehat, sekolah berharap siswa yang mayoritas santri ini dapat terlindungi dari bahaya penularan Covid 19. Terlebih sejak beberapa hari terakhir, klaster sekolah semakin banyak bermunculan di Kabupaten Jombang.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Covid-19omicronsekolah Tatap Muka Jombang
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Warga Indonesia menyambut wisatawan dan ekspatriat dengan ramah sebagai ilustrasi Indonesia dinobatkan negara paling ramah di dunia versi InterNations 2026

Indonesia Dinobatkan Negara Paling Ramah di Dunia 2026, Disukai Ekspatriat

Ilustrasi Komisaris Besar Polisi Batavia Van Rossen dalam kasus korupsi terbesar di Hindia Belanda tahun 1923

Kisah Polisi Baik Ditangkap Karena Kasus Korupsi yang Gegerkan Jakarta

Penumpang kereta api menaiki rangkaian KA di Stasiun Madiun saat libur sekolah 2026

Libur Sekolah 2026, Penumpang KA Daop 7 Madiun Tembus 106 Ribu

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In