• Login
Bacaini.id
Sunday, April 19, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Jagoan Karapan Sapi Sumenep Madura Siap Semarakkan Piala Jokowi

ditulis oleh
25 September 2023 16:13
Durasi baca: 2 menit
Karapan Sapi di Sumenep Madura siap semarakkan Piala Presiden Jokowi. (foto/ist)

Karapan Sapi di Sumenep Madura siap semarakkan Piala Presiden Jokowi. (foto/ist)

Bacaini.id, SUMENEP – Karapan sapi merupakan salah satu warisan budaya leluhur masyarakat Madura. Sebagai upaya melestarikan kebudayaan nenek moyang, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur kembali menyemarakkan lomba karapan sapi.

Sebanyak 24 peserta karapan sapi yang berasal dari wilayah daratan dan 24 peserta wilayah Kepulauan Sumenep bertanding di arena yang berlokasi di wilayah Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Sabtu (23/9/2023).

Kejuaraan karapan sapi juga bertujuan menyeleksi 6 pemenang yang akan diikutsertakan pada ajang Piala Presiden RI se-Madura pada awal Oktober 2023 mendatang. Nantinya, pemenang lomba karapan sapi berhak berkompetisi untuk memperebutkan Piala Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kegiatan ini bagian dari Calender of Event 2023 Kabupaten Sumenep, (sekaligus) ruang untuk mempersiapkan kompetisi karapan sapi yang nanti akan dilaksanakan se-Madura,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo Sabtu (23/9/2023).

Lomba mengundang animo besar masyarakat. Mulai para pemuda hingga orang dewasa berdatangan memadati area kejuaraan. Tepuk sorak- sorai sontak pecah manakala sapi yang dipacu masing-masing penunggang, mulai berlari kencang.

Achmad Fauzi yang akrab disapa ‘Cak Fauzi’ itu menyebut karapan sapi sebagai salah satu budaya berharga seluruh lapisan warga Pulau Garam. Ia pun berharap budaya yang ada tidak kehilangan penerus sekaligus terus hidup di setiap regenerasi masyarakat Madura.

“Ini adalah kebanggaan kita bersama. Animonya tetap harus kita bangun agar generasi muda juga dapat terlibat dalam menjaga tradisi berharga ini,” ungkapnya.

Dalam event karapan sapi kali ini Cak Fauzi mengaku telah membeli sapi sekaligus mengikutsertakannya dalam lomba. Hal itu membuktikan pemerintah tidak main-main dalam melestarikan budaya karapan sapi Madura.

“Saya sendiri memberikan dukungan penuh dalam menjaga tradisi karapan sapi ini. Saya bahkan membeli sapi dan mengikutsertakannya,” pungkasnya.

Salah seorang pemuda Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Sumenep bernama Akhmad Afandy, mengaku terhibur dengan kejuaraan karapan sapi yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Fandy juga bercerita jika karapan sapi sebelumnya sempat berhenti. Ia pun merasa bersyukur tradisi lokal itu kembali hidup. Pada event kompetisi kali ini Fandy melihat banyak peserta karapan sapi yang berasal dari kalangan pemuda.

Hal itu berbeda dengan yang berlangsung sebelumnya, di mana peserta karapan sapi lebih banyak datang dari kalangan orang dewasa. Fandy berterima kasih kepada pemerintah yang kembali mengaktifkan salah satu budaya khas Madura. “Saya bersama teman-teman lainnya begitu antusias mengikuti rentetan kompetisi karapan sapi ini. Di Bluto, secara khusus, gelaran-gelaran karapan semacam ini memang selalu dinanti-nanti,” tuturnya.

Penulis: Muh Iqbal

Editor: Solichan Arif


Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: budaya leluhurjokowikarapan sapimadurapresiden joko widodoSumenep
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Mas Ipin di TGX Women Summit: Semangat Kartini Bukan Hanya Milik Perempuan, Tapi Semua yang Mau Berubah

Luncurkan “Bising dan Hening”, Novita Hardini Dorong Perempuan Bangkit Lewat Karya

TGX Women Summit 2026: Novita Hardini Ajak Perempuan Nyalakan Api Perjuangan dan Dorong Talenta Kreatif Trenggalek

  • Petani di Ponorogo mengelola lahan pertanian sebagai bagian dari upaya swasembada pangan nasional

    Ponorogo dan Panggilan Sejarah: Dari Daerah Agraris Menuju Penyangga Kedaulatan Pangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj. Sekda Kota Kediri Segera Diganti, Ditunjuk dari Pemkot Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In