• Login
Bacaini.id
Wednesday, November 4, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Istana Sebut Dugaan Penyadapan Listyo Sigit terhadap Prabowo Mengarah ke Makar

ditulis oleh Hari Tri Wasono
4 November 2026 18:13
Durasi baca: 3 menit
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Foto: setneg.go.id

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Foto: setneg.go.id

Reporter: Hari Tri Wasono | Editor: Editor

Bacaini.ID, JAKARTA – Istana Kepresidenan menilai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal (Purn.) Listyo Sigit Prabowo mengarah pada perbuatan makar. Pemerintah menganggap tindakan tersebut bukan sekadar pelanggaran hukum biasa karena berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan negara dan kepentingan nasional.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2026). “Kami juga berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori bisa kita anggap ini perbuatan mengarah ke perbuatan makar,” kata Prasetyo.

Menurut dia, penyadapan terhadap kepala negara berisiko membuka informasi sensitif yang berkaitan dengan kepentingan dan kedaulatan bangsa. Apalagi, dugaan penyadapan tersebut tidak hanya menyasar Presiden Prabowo, tetapi juga sejumlah menteri, pimpinan partai politik, tokoh organisasi kemasyarakatan, media, hingga kalangan pengusaha.

baca ini: Mahfud MC Sebut Penyadapan Presiden Kejahatan Terbesar Sepanjang Sejarah Polri

“Kalau sudah berbicara pimpinan negara, di situ banyak informasi yang tentu sangat sensitif. Bisa jadi informasi sensitif tersebut membahayakan kepentingan dan kedaulatan bangsa dan negara,” ujarnya.

Prasetyo juga menyoroti dugaan penghilangan barang bukti elektronik dan akses ilegal dalam perkara tersebut. Ia menilai tindakan itu merupakan penyimpangan serius, mengingat mekanisme penyadapan telah diatur secara ketat dalam peraturan perundang-undangan.

Meski demikian, Istana mengaku belum mengetahui secara terperinci motif di balik dugaan penyadapan tersebut, termasuk siapa yang menjadi dalang dan pihak yang menerima hasil penyadapan. Pemerintah masih menunggu hasil penyidikan kepolisian.

“Secara detail belum, karena itu masih proses yang sekarang sedang dilakukan oleh teman-teman di kepolisian. Nanti pada waktunya pasti akan disampaikan kepada teman-teman media dan kepada seluruh masyarakat,” kata Prasetyo.

Tak hanya menyampaikan penilaian keras, Presiden Prabowo juga mengambil langkah langsung terhadap posisi Listyo Sigit di lingkungan Istana. Prabowo menandatangani Keppres pemberhentian Listyo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Rabu pagi. Untuk sementara, jabatan tersebut dipercayakan kepada Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai pelaksana tugas. Menurut Prasetyo, keputusan itu merupakan konsekuensi dari penetapan Listyo sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Tiga Jenderal Polisi Jadi Tersangka

Pernyataan Istana tersebut muncul sehari setelah Bareskrim Polri mengumumkan penetapan tiga perwira tinggi polisi sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial LSP, ASN, dan EH. Mereka adalah Listyo Sigit Prabowo, Irjen Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Eko Hadi Santoso.

baca halaman selanjutnya…………

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Page 1 of 2
12Next
Tags: Listyo Sigit PrabowopenyadapanPresiden Prabowo Subianto
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Foto: setneg.go.id

Istana Sebut Dugaan Penyadapan Listyo Sigit terhadap Prabowo Mengarah ke Makar

Mahfud MD

Mahfud MD Sebut Penyadapan Presiden Sebagai Kejahatan Terbesar Sepanjang Sejarah Polri

Kulit tangan dengan kerutan dan bintik kecokelatan akibat penuaan

Kulit Tangan Lebih Cepat Menua daripada Wajah, Ini Penyebabnya

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In